Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPPKAD Gresik Apresiasi Kepada Wajib Pajak Berupa Hadiah Umrah

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Kepala BPPKAD Gresik, Andhy Hendro Wijaya.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Kepala BPPKAD Gresik, Andhy Hendro Wijaya.

 


Advertisement

RADAR GRESIK - Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Gresik memberikan apresiasi kepada wajib pajak. Acara itu di Koromi Cafe resto di Jalan Panglima Sudirman, Gresik, Selasa, (9/12).

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, baik melalui pajak restoran maupun pajak kendaraan, menjadi salah satu kunci penting dalam pembangunan daerah.

“Masyarakat yang taat bayar pajak bisa melalui pajak restoran dan pajak kendaraan. Mereka adalah pihak yang sudah berkontribusi langsung dalam membangun daerah,”kata Gus Yani sapaan akrabnya.

Advertisement

Lebih lanjut, Gus Yani menjelaskan, kontribusi pajak dari sektor makanan dan minuman (Mamin) semakin optimal dengan penggunaan tapping box di restoran-restoran sebagai alat perekam transaksi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami mengapresiasi pelaku usaha restoran, wajib pajak kendaraan, dan semua pihak yang patuh membayar pajak. Ini untuk memberi semangat agar masyarakat semakin taat pajak,”imbuhnya.

Meski demikian, sambung Gus Yani juga mengungkapkan bahwa realisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah pada akhir tahun 2025 hampir mencapai 100 persen.

Advertisement

Ke depan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik akan fokus menjaga stabilitas penerimaan dari berbagai sektor pajak seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak listrik, pajak makanan dan minuman, serta pajak kendaraan.

Dalam kegiatan itu, BPPKAD Gresik memberikan apresiasi dengan memberikan doorprize atau hadiah yakni berupa televisi sebanyak 14 televisi, 4 unit sepeda motor, dan 10 paket umroh.

Sementara itu, Kepala BPPKAD Gresik, Andhy Hendro Wijaya menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan kepada wajib pajak yang taat dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas makanan dan minuman (Mamin).

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Bapak Bupati dan Wakil Bupati Gresik serta kerja keras tim. Tadi Pak Bupati jangan intensifikasi dan tidak ada di Gresik seperti daerah lain ada Perda, Perbup, kenaikan tarif. Tetapi kami fokus pada intensifikasi dan perluasan objek pajak, terutama di kawasan industri,”ujarnya.

Andhy menambahkan, strategi peningkatan pendapatan dilakukan melalui sistem jemput bola dan koordinasi dengan Bappeda Provinsi, Satpol PP, OPD di lingkungan Pemkab Gresik, serta sinergi dengan Garnisun dan POM. “Alhamdulillah, hasilnya sudah mulai terlihat,”pungkasnya. (jar/han)

Advertisement

Artikel Terkait

BPPKAD Gresik Dorong UMKM Tembus Pasar Belanja Pemerintah Lewat Platform INAPROC

BPPKAD Gresik Dorong UMKM Tembus Pasar Belanja Pemerintah Lewat Platform INAPROC

RADAR GRESIK – Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Gresik mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menangkap peluang pasar belanja pemerintah melalui

Optimalkan PAD Sesuai Regulasi Baru, BPPKAD Gresik Bedah Pemetaan Layanan Publik dari Sektor Pajak dan Retribusi

Optimalkan PAD Sesuai Regulasi Baru, BPPKAD Gresik Bedah Pemetaan Layanan Publik dari Sektor Pajak dan Retribusi

Pemerintah Kabupaten Gresik terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui transparansi pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah taktis ini diselaraskan dengan payung hukum makro nasional, yak

Tragedi Bocah 6 Tahun Tenggelam di Wisata Jati Sewu Menganti, DPMPTSP Gresik Buka Suara Terkait Perizinan

Tragedi Bocah 6 Tahun Tenggelam di Wisata Jati Sewu Menganti, DPMPTSP Gresik Buka Suara Terkait Perizinan

Kasus dugaan tenggelamnya seorang bocah berusia 6 tahun di kolam renang Wisata Jati Sewu, Dusun Bongso Wetan, Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, masih terus menyedot perhatian publik. Korban diketahu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer