Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemeriahan Lomba Marching Band Kapolres Gresik Cup 2025: Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

Y
BERLAGA : Para peserta Marching Band saat menunjukkan aksi terbaiknya di lomba Marching Band Kapolres Gresik Cup 2025.
BERLAGA : Para peserta Marching Band saat menunjukkan aksi terbaiknya di lomba Marching Band Kapolres Gresik Cup 2025.

RADAR GRESIK - Gelanggang Olahraga (GOR) Wahana Ekspresi Poesponegoro, Gresik, menjadi saksi kemeriahan ratusan peserta dari berbagai sekolah dan komunitas marching band yang berkumpul dalam Upacara Pembukaan Lomba Marching Band Kapolres Gresik Cup 2025, Sabtu (22/11). Sejak pagi, suasana penuh semangat, warna-warni kostum, dan dentuman perkusi yang menggema di arena.


Advertisement

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Gresik. Kabag SDM Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto, bertindak sebagai Inspektur Upacara, didampingi Kabag Log AKP Windu Priyo, serta perwakilan Forkopimda dan tamu undangan.

Dalam amanatnya, Kompol Syabain menegaskan bahwa kejuaraan marching band tidak hanya sekadar perlombaan seni dan musik, tetapi juga merupakan wahana yang sarat dengan nilai pembentukan karakter.

"Marching Band adalah simbol disiplin, kerja sama, kreativitas, sportivitas, dan semangat juang. Nilai-nilai ini sejalan dengan tugas Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujarnya.

Advertisement

Ditambahkan Kompol Syabain, kerja sama Polres Gresik dengan Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Gresik diharapkan dapat menciptakan ruang positif bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat, memupuk kreativitas, dan menyalurkan energi ke arah yang produktif.

"Kami percaya, generasi yang kreatif dan berkarakter adalah pondasi bagi masa depan Kabupaten Gresik yang aman, maju, dan berprestasi," jelasnya.

Menjelang dimulainya kompetisi, Kompol Syabain juga memberikan penekanan khusus kepada para juri agar menjaga objektivitas dan integritas dalam proses penilaian.

Advertisement

Kepada para peserta, ia berpesan agar menjadikan ajang ini bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga sebagai pengalaman membentuk mental dan kedisiplinan.

"Kemenangan terbesar adalah kegigihan, keberanian, dan disiplin dalam setiap proses latihan yang telah kalian jalani," tuturnya.

Rangkaian upacara mencapai puncaknya ketika Inspektur Upacara bersama perwakilan Forkopimda melakukan pemukulan Bass sebanyak tiga kali sebagai tanda resmi dimulainya kompetisi. (yud/han)

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Semarak Satu Dekade HSN 2026, Radar Gresik Siapkan Pesta Santri dan Festival UMKM

Semarak Satu Dekade HSN 2026, Radar Gresik Siapkan Pesta Santri dan Festival UMKM

RADAR GRESIK – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Gresik dipastikan bakal berlangsung semarak dan meriah. Mengusung tajuk Semarak Satu Dekade Hari Santri Nasional 2026, rangkaian kegiatan bernuansa

Semarak Kemerdekaan di Rumah Belajar Anak Jalanan, Merawat Asa Perubahan di Terminal Gubernur Suryo

Semarak Kemerdekaan di Rumah Belajar Anak Jalanan, Merawat Asa Perubahan di Terminal Gubernur Suryo

RADAR GRESIK – Semarak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya bergelora di kawasan perumahan, perkantoran, atau gedung-gedung megah. Di tengah keterbatasan kawasan Terminal Gubernur Suryo Gresik—wila

Gelak Tawa dan Kebersamaan Warnai Lomba Tradisional Polres Gresik Sambut HUT ke-81 RI

Gelak Tawa dan Kebersamaan Warnai Lomba Tradisional Polres Gresik Sambut HUT ke-81 RI

RADAR GRESIK – Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menyelimuti lingkungan Polres Gresik. Ratusan personel kepolisian bersama jajaran Pengurus Bhayangkari larut dalam suasana

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer