alexametrics
26 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

Babak Baru Polemik Perombakan Direksi Gresik Migas

GRESIK- Perombakan direksi PT Gresik Migas nampaknya menjadi buah bibir hangat ditengah masyarakat. Pasalnya, perombakan jajaran direksi dan komisaris tanpa melalui fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan). Melainkan hanya melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

Menanggapi hal ini, Direktur Teknik dan Operasional PT Gresik Migas (BUMD), Mohammad Prisdianto Mihardjo mengungkapkan, bahwa perombakan jajaran Perseroan Daerah (Perseroda) PT Gresik Migas berbeda dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta dan PD BPR Bank Gresik.  “Untuk perombakan jajaran direksi dan komisaris perseroda tak sama dengan perumda. Jadi, tak pakai fit and proper test boleh dilakukan,” kata Prisdianto.

Menurut dia, perombakan jajaran direksi dan komisaris Gresik Migas cukup melalui melalui RUPS. Hal ini masih sesuai Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang perseroan dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 tahun 2017 tentang organ BUMD.

“Saya tegaskan lagi, kalau PDAM dan Bank Gresik bentuknya perumda, kalau kita (Gresik Migas) perseroda,” tegasnya.

Seperti diberitakan, BUMD PT Gresik Migas menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel Aston Inn, GKB, Jumat (21/5). Salah satu agenda RUPSLB yang dihadiri langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wabup Aminatun Habibah (Bu Min) itu adalah perubahan susunan jajaran komisaris dan direksi. Untuk jajaran komisaris, jabatan Komisaris Utama (Komut), Ahmad Nadir, Komisaris Mohammad Hilaludin, dan Komisaris Mohammad Ma’mun. Sementara jajaran direksi, jabatan Direktur Utama (Dirut) Habibullah, Direktur Teknik dan Operasional Mohammad Prisdianto Mihardjo, dan Direktur Umum dan Pengembangan Mohammd Syaikhu. (fir/han)

GRESIK- Perombakan direksi PT Gresik Migas nampaknya menjadi buah bibir hangat ditengah masyarakat. Pasalnya, perombakan jajaran direksi dan komisaris tanpa melalui fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan). Melainkan hanya melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

Menanggapi hal ini, Direktur Teknik dan Operasional PT Gresik Migas (BUMD), Mohammad Prisdianto Mihardjo mengungkapkan, bahwa perombakan jajaran Perseroan Daerah (Perseroda) PT Gresik Migas berbeda dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta dan PD BPR Bank Gresik.  “Untuk perombakan jajaran direksi dan komisaris perseroda tak sama dengan perumda. Jadi, tak pakai fit and proper test boleh dilakukan,” kata Prisdianto.

Menurut dia, perombakan jajaran direksi dan komisaris Gresik Migas cukup melalui melalui RUPS. Hal ini masih sesuai Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang perseroan dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 tahun 2017 tentang organ BUMD.

-

“Saya tegaskan lagi, kalau PDAM dan Bank Gresik bentuknya perumda, kalau kita (Gresik Migas) perseroda,” tegasnya.

Seperti diberitakan, BUMD PT Gresik Migas menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel Aston Inn, GKB, Jumat (21/5). Salah satu agenda RUPSLB yang dihadiri langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wabup Aminatun Habibah (Bu Min) itu adalah perubahan susunan jajaran komisaris dan direksi. Untuk jajaran komisaris, jabatan Komisaris Utama (Komut), Ahmad Nadir, Komisaris Mohammad Hilaludin, dan Komisaris Mohammad Ma’mun. Sementara jajaran direksi, jabatan Direktur Utama (Dirut) Habibullah, Direktur Teknik dan Operasional Mohammad Prisdianto Mihardjo, dan Direktur Umum dan Pengembangan Mohammd Syaikhu. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/