alexametrics
26 C
Gresik
Sunday, 29 May 2022

Disorot Polisi, Emak-Emak Gresik Hobi Sein Kiri Ternyata Belok Kanan

GRESIK– Kebiasan emak-emak melanggar lalu lintas (lalin) mendapat atensi dari jajaran anggota Satlantas Polres Gresik. Pasalnya, mereka sering ditemukan emak-emak menyalakan sein kiri tapi beloknya kanan. Bahkan palang pintu kereta api sudah tertutup masih nekat diangkat menerobos lewat.

Kanit Kamsel Satlantas Gresik Iptu Sri Maryani mengatakan pihaknya memberikan edukasi melalui media film pendek tentang ragam gaya emak-emak berkendara sepeda motor di jalan raya. Edukasi digelar di ruang pertemuan Balai Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar.

“Puluhan ibu – ibu sangat antusias menerima materi Binluh dari kami, ” jelasnya.

Yani menyebut jika selama ini sudah terkenal emak-emak menduduki kasta tertinggi di jalan raya. “Jangankan pengguna jalan, anak dan suami yang mulai nakal pun bakal dimarahi  oleh emak-emak berkekuatan super.” canda Yani saat memberikan edukasi, Jumat (25/2).

Untuk itu, dengan adanya edukasi ini pihaknya berharap emak-emak bisa melaksanakan tata tertib dengan baik. Memakai helm standar ketika bermotor adalah satu diantaranya.

“Peran seorang untuk melindungi keselamatan anak. Apabila belum dewasa dan belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) hendaknya jangan diberi fasilitas kendaraan bermotor,” katanya.

Sementara itu, salah satu peserta, Marhaen Siwi Peni, 56, ibu dengan satu anak warga Jalan Samarinda 1 perumahan GKB dengan jujur mengaku sering menyalakan lampu sein motor kiri tapi belok ke kanan.

“Lupa Bu, saya sering kelupaan nyalakan sein. Mungkin dianggap nge prank penggunaan jalan yang lain, padahal saya benar-benar lupa.” ucapnya. (yud/rof)

GRESIK– Kebiasan emak-emak melanggar lalu lintas (lalin) mendapat atensi dari jajaran anggota Satlantas Polres Gresik. Pasalnya, mereka sering ditemukan emak-emak menyalakan sein kiri tapi beloknya kanan. Bahkan palang pintu kereta api sudah tertutup masih nekat diangkat menerobos lewat.

Kanit Kamsel Satlantas Gresik Iptu Sri Maryani mengatakan pihaknya memberikan edukasi melalui media film pendek tentang ragam gaya emak-emak berkendara sepeda motor di jalan raya. Edukasi digelar di ruang pertemuan Balai Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar.

“Puluhan ibu – ibu sangat antusias menerima materi Binluh dari kami, ” jelasnya.

-

Yani menyebut jika selama ini sudah terkenal emak-emak menduduki kasta tertinggi di jalan raya. “Jangankan pengguna jalan, anak dan suami yang mulai nakal pun bakal dimarahi  oleh emak-emak berkekuatan super.” canda Yani saat memberikan edukasi, Jumat (25/2).

Untuk itu, dengan adanya edukasi ini pihaknya berharap emak-emak bisa melaksanakan tata tertib dengan baik. Memakai helm standar ketika bermotor adalah satu diantaranya.

“Peran seorang untuk melindungi keselamatan anak. Apabila belum dewasa dan belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) hendaknya jangan diberi fasilitas kendaraan bermotor,” katanya.

Sementara itu, salah satu peserta, Marhaen Siwi Peni, 56, ibu dengan satu anak warga Jalan Samarinda 1 perumahan GKB dengan jujur mengaku sering menyalakan lampu sein motor kiri tapi belok ke kanan.

“Lupa Bu, saya sering kelupaan nyalakan sein. Mungkin dianggap nge prank penggunaan jalan yang lain, padahal saya benar-benar lupa.” ucapnya. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/