alexametrics
27 C
Gresik
Monday, 23 May 2022

Persiapan Nataru, Penutupan Arus di Gresik Dilakukan di Empat Lokasi

GRESIK – Menjelang akhir tahun, Polres Gresik menyiapkan operasi Lilin Semeru 2021. Persiapan giat Latpra Ops Lilin Semeru 2021 Polres Gresik dalam rangka pengamanan Natal tahun 2021 dan tahun Baru tahun 2022 Gresik juga dihadiri seluruh kapolsek di Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan, hasil koordinasi Satlantas Polres Gresik akan melakukan penutupan arus di empat tempat lokasi di Gresik. Di antaranya, Alun-alun Gresik, Bunderan I LOVE GKB dan Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) serta Gelora Joko Samudro (Gejos). Tahun ini, lanjut Aziz tidak melakukan penyekatan terhadap pengendara, akan tetapi melakukan pengendalian massa untuk mencegah virus omciron yang sudah mulai masuk di Indonesia. Pelaksanaan mulai Hari Jumat, (24/12) sampai hari Minggu, (2/1) pukul 15.00 WIB dan baru dibuka pukul 04.00 WIB.

“Kami  harus menyamakan persepsi bahwa pada pelaksanaan tahun baru tidak ada giat perayaan menyambut tahun baru di wilayah Kabupaten Gresik,” ujarnya, Rabu (22/12).

Dikatakan, pihaknya juga akan melakukan pencegahan konvoi di malam tahun baru dengan mengunakan knalpot brong. Pasalnya, menimbulkan kerawanan tawuran antara warga.  Selain persiapan penutupan arus, pengamanan Natal dilakujkan di gereja dan rumah ibadah dalam pelaksanaan kebaktian. Pengamanan juga dilakukan di pusat perbelanjaan. Kontrol dilakukan dari persiapan prokes seperti tempat cuci tangan, mengecek suhu tubuh dan scanner aplikasi PeduliLindungi.

“Para Kapolsek diimbau meningkatkan deteksi terhadap potensi kerawanan terhadap berbagai ancaman baik teror maupun kriminalitas, ” tuturnya.

Sementara itu Kasat Intelkam Polres Gresik AKP Nurdianto Eko Wartono mengimbau masyarakat tidak melakukan perayaan yang berlebihan saat pergantian tahun. Seperti menyalakan petasan, koncoi dan berkumpul di tempat keramaian. “Yang perlu diantisipasi juga saat Natal dan malam pergantian tahun adalah kriminalitas 3C (curanmor, curat, curas), peredaran miras dan kelompok radikal. Pengamanan akan dilakukan secara maksimal,” pungkasnya.(yud/han)

GRESIK – Menjelang akhir tahun, Polres Gresik menyiapkan operasi Lilin Semeru 2021. Persiapan giat Latpra Ops Lilin Semeru 2021 Polres Gresik dalam rangka pengamanan Natal tahun 2021 dan tahun Baru tahun 2022 Gresik juga dihadiri seluruh kapolsek di Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan, hasil koordinasi Satlantas Polres Gresik akan melakukan penutupan arus di empat tempat lokasi di Gresik. Di antaranya, Alun-alun Gresik, Bunderan I LOVE GKB dan Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) serta Gelora Joko Samudro (Gejos). Tahun ini, lanjut Aziz tidak melakukan penyekatan terhadap pengendara, akan tetapi melakukan pengendalian massa untuk mencegah virus omciron yang sudah mulai masuk di Indonesia. Pelaksanaan mulai Hari Jumat, (24/12) sampai hari Minggu, (2/1) pukul 15.00 WIB dan baru dibuka pukul 04.00 WIB.

“Kami  harus menyamakan persepsi bahwa pada pelaksanaan tahun baru tidak ada giat perayaan menyambut tahun baru di wilayah Kabupaten Gresik,” ujarnya, Rabu (22/12).

-

Dikatakan, pihaknya juga akan melakukan pencegahan konvoi di malam tahun baru dengan mengunakan knalpot brong. Pasalnya, menimbulkan kerawanan tawuran antara warga.  Selain persiapan penutupan arus, pengamanan Natal dilakujkan di gereja dan rumah ibadah dalam pelaksanaan kebaktian. Pengamanan juga dilakukan di pusat perbelanjaan. Kontrol dilakukan dari persiapan prokes seperti tempat cuci tangan, mengecek suhu tubuh dan scanner aplikasi PeduliLindungi.

“Para Kapolsek diimbau meningkatkan deteksi terhadap potensi kerawanan terhadap berbagai ancaman baik teror maupun kriminalitas, ” tuturnya.

Sementara itu Kasat Intelkam Polres Gresik AKP Nurdianto Eko Wartono mengimbau masyarakat tidak melakukan perayaan yang berlebihan saat pergantian tahun. Seperti menyalakan petasan, koncoi dan berkumpul di tempat keramaian. “Yang perlu diantisipasi juga saat Natal dan malam pergantian tahun adalah kriminalitas 3C (curanmor, curat, curas), peredaran miras dan kelompok radikal. Pengamanan akan dilakukan secara maksimal,” pungkasnya.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/