alexametrics
25 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

Dimediasi DPRD Gresik, Penertiban Warkop Telaga Ngipik Ditunda

GRESIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik menggagalkan upaya penertiban lahan yang dilakukan PT Sinergi Mitra Investama (SMI) kepada pengelola warkop Telaga Ngipik. Rencana penertiban yang sejatinya akan dilakukan pada hari ini dengan melibatkan ratusan personel gabungan ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan.

Kesepakatan ini diambil setelah DPRD Gresik menggelar mediasi antara Forum Komunitas Usaha Mikro (FKUM), perwakilan pedagang, dengan PT Sinergi Mitra Utama, anak perusahaan PT. Semen Indonesia. Mediasi tersebut juga disaksikan perwakilan Polres Gresik, Kodim, Satpol PP dan Diskoperindag Gresik.

Wakil Ketua DPRD Gresik, Nur Saidah mengatakan, sebelum melakukan eksekusi PT SMI diminta agar membuat rencana tata kelola penggunaan lahan secara menyeluruh demi kepentingan masyarakat Gresik “Kami berharap PT SMI juga menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan, perencanaan site plan bukan hanya kecil sekelas di jalan Siti fatiman (kawasan Tlogo Ngipik),” kata Nur Saidah.

Politisi Gerindra itu meminta agar kedua belah pihan bersabar dan menahan diri sampai ditemukan solusi yang pas. “Kepada pihak yang ada di Ngipik saya harap sabar, semua itu butuh proses, kita mencoba mencari titik tengah yang baik, PT SMI juga sabar untuk belajar menahan diri dulu karena saya rasa tidak ada urgensi apapun terkait pandemi dalam hal penggusuran,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, kuasa hukum PKL Ngipik, Abdullah mengaku senang dengan hasil mediasi. “Alhamdulillah keputusan ini memberikan kelegaan bagi para pedagang,”tuturnya.

Sementara itu, Direktur operasional PT. SMI Bagus Febru Saptono usai rapat menyatakan siap melaksanakan keputusan rapat. “Apapun keputusan dewan dan Pemerintah Kabupaten Gresik kita akan patuh,” jelas Bagus.

Pada bagian lain, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir yang ikut hadir dalam rapat mediasi berharap semua pihak mematuhi hasil keputusan yang telah disepakati bersama demi kondusifnya situasi sekarang. “Kepada semua pihak, diharapkan mematuhi kesepakatan yang telah diambil bersama untuk menciptakan situasi kondusif apalagi saat musim pandemi seperti sekarang ini,” tutur Qodir. (fir/han)

GRESIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik menggagalkan upaya penertiban lahan yang dilakukan PT Sinergi Mitra Investama (SMI) kepada pengelola warkop Telaga Ngipik. Rencana penertiban yang sejatinya akan dilakukan pada hari ini dengan melibatkan ratusan personel gabungan ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan.

Kesepakatan ini diambil setelah DPRD Gresik menggelar mediasi antara Forum Komunitas Usaha Mikro (FKUM), perwakilan pedagang, dengan PT Sinergi Mitra Utama, anak perusahaan PT. Semen Indonesia. Mediasi tersebut juga disaksikan perwakilan Polres Gresik, Kodim, Satpol PP dan Diskoperindag Gresik.

Wakil Ketua DPRD Gresik, Nur Saidah mengatakan, sebelum melakukan eksekusi PT SMI diminta agar membuat rencana tata kelola penggunaan lahan secara menyeluruh demi kepentingan masyarakat Gresik “Kami berharap PT SMI juga menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan, perencanaan site plan bukan hanya kecil sekelas di jalan Siti fatiman (kawasan Tlogo Ngipik),” kata Nur Saidah.

-

Politisi Gerindra itu meminta agar kedua belah pihan bersabar dan menahan diri sampai ditemukan solusi yang pas. “Kepada pihak yang ada di Ngipik saya harap sabar, semua itu butuh proses, kita mencoba mencari titik tengah yang baik, PT SMI juga sabar untuk belajar menahan diri dulu karena saya rasa tidak ada urgensi apapun terkait pandemi dalam hal penggusuran,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, kuasa hukum PKL Ngipik, Abdullah mengaku senang dengan hasil mediasi. “Alhamdulillah keputusan ini memberikan kelegaan bagi para pedagang,”tuturnya.

Sementara itu, Direktur operasional PT. SMI Bagus Febru Saptono usai rapat menyatakan siap melaksanakan keputusan rapat. “Apapun keputusan dewan dan Pemerintah Kabupaten Gresik kita akan patuh,” jelas Bagus.

Pada bagian lain, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir yang ikut hadir dalam rapat mediasi berharap semua pihak mematuhi hasil keputusan yang telah disepakati bersama demi kondusifnya situasi sekarang. “Kepada semua pihak, diharapkan mematuhi kesepakatan yang telah diambil bersama untuk menciptakan situasi kondusif apalagi saat musim pandemi seperti sekarang ini,” tutur Qodir. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/