alexametrics
27C
Gresik
Wednesday, 24 February 2021
Desktop_AP_Top Banner

Dewan Kecam Iming-Iming Seragam Gratis

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRESIK- Pengurus cabang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Gresik mengecewakan program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dilakukan sekolah negeri. Pasalnya, sekolah swasta seringkali tidak mendapatkan pelajar hanya karena iming – iming seragam dan tas gratis dari negeri.

Ketua LP Ma’arif NU Gresik, Ahmad Jazuli mengatakan, penerapan zonasi sempat sekolah swasta yang tidak kebagian siswa. “Praktik PPDB tidak sehat, seperti ada upaya pembiaran praktik iming – iming siswa TK/RA agar masuk ke lembaga negeri dengan baju seragam, tas sekolah, sepatu dan lain – lain. Bahkan, janji memberikan sepeda kepada siswa,” jelasnya. Pihaknya berharap Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik bisa mengantisipasi program iming – iming PPDB. Ironisnya, Dispendik seakan membiarkan iming-iming itu terjadi di tubuh sekolah negeri.

Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Muhammad mengatakan, PPDB harus berjalan jujur dan kompeten. “Pemberian seragam, tas sekolah dan sebagainya dengan gratis itu juga dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” jelasnya. Jadi, Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik harus mengikuti dengan Peraturan Bupati (Perbup) tentang zonasi di tiap – tiap wilayah. “Komisi IV DPRD Gresik mengecam bagi kepala sekolah negeri yang memberikan iming -iming dalam PPDB dengan seragam, tas secara gratis,”terang Muhammad. (jar/han)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK- Pengurus cabang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Gresik mengecewakan program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dilakukan sekolah negeri. Pasalnya, sekolah swasta seringkali tidak mendapatkan pelajar hanya karena iming – iming seragam dan tas gratis dari negeri.

Ketua LP Ma’arif NU Gresik, Ahmad Jazuli mengatakan, penerapan zonasi sempat sekolah swasta yang tidak kebagian siswa. “Praktik PPDB tidak sehat, seperti ada upaya pembiaran praktik iming – iming siswa TK/RA agar masuk ke lembaga negeri dengan baju seragam, tas sekolah, sepatu dan lain – lain. Bahkan, janji memberikan sepeda kepada siswa,” jelasnya. Pihaknya berharap Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik bisa mengantisipasi program iming – iming PPDB. Ironisnya, Dispendik seakan membiarkan iming-iming itu terjadi di tubuh sekolah negeri.

Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Muhammad mengatakan, PPDB harus berjalan jujur dan kompeten. “Pemberian seragam, tas sekolah dan sebagainya dengan gratis itu juga dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” jelasnya. Jadi, Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik harus mengikuti dengan Peraturan Bupati (Perbup) tentang zonasi di tiap – tiap wilayah. “Komisi IV DPRD Gresik mengecam bagi kepala sekolah negeri yang memberikan iming -iming dalam PPDB dengan seragam, tas secara gratis,”terang Muhammad. (jar/han)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

Berita Terkait

Desktop_AP_Rectangle 1

Berita HITS

Desktop_AP_Rectangle 2

Berita Terbaru