alexametrics
26 C
Gresik
Sunday, 3 July 2022

Tanggap Bencana, Warga Binaan Rutan Banjarsari Diajari Gunakan APAR

GRESIK – Sebagai upaya antisipasi terjadinya bahaya kebakaran, Petugas Rutan Kelas IIB Gresik melalui giat inovasi Rugres Nagana (Napi Tanggap Bencana) melakukan sosialisasi serta simulasi cara penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) kepada warga binaan.

Kepala Rutan Kelas IIB Gresik Aris Sakuriyadi mengatan kegiatan itu diberikan untuk warga binaan khusunya dalam peanaganan dan antisipasi apabila terjadi kebakaran di dalam Rutan. warga binaan diberikan sosiasilasi dan simulasi dalam penggunaan APAR untuk melakukan pemadaman.

” Selain simulasi penggunaan APAR warga binaan juga diberikan simulasi cara Pertolongan Pertama Dalam Gawat Darurat (PPGD), ” ujarnya, Senin (20/6)

Dalam pelaksanaannya warga binaan diberi materi perawat pertama dan komandan sebagai pemateri penggunaan APAR. Kegiatan itu juga serta melibatkan kepala kamar dan juga warga binaan Rutan Gresik.

“Adapun materi yang disosialisasikan meliputi penggunaan APAR jenis tabung dengan sistem metode TATS yakni Tarik kunci pengaman, Arahkan ke api, Tekan gagang, Sapukan ke titik api,” jelasnya.

Warga binaan juga kita bekali materi untuk penggunaan APAR jenis Fireblock penggunaannya hanya perlu dilemparkan ke titik api dan APAR akan meledak mengeluarkan cairan pemadam api secara otomatis.

Alat APAR itu akan dipasang di titik-titik vital yang mudah dilihat serta mudah dijangkau seperti area blok hunian, gedung kantor, dan pos komandan jaga. ” Supaya petugas dan warga binaan dapat berperan aktif dalam membantu penanganan bila terjadi kebakaran, ” pungkasnya.(yud/han)

GRESIK – Sebagai upaya antisipasi terjadinya bahaya kebakaran, Petugas Rutan Kelas IIB Gresik melalui giat inovasi Rugres Nagana (Napi Tanggap Bencana) melakukan sosialisasi serta simulasi cara penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) kepada warga binaan.

Kepala Rutan Kelas IIB Gresik Aris Sakuriyadi mengatan kegiatan itu diberikan untuk warga binaan khusunya dalam peanaganan dan antisipasi apabila terjadi kebakaran di dalam Rutan. warga binaan diberikan sosiasilasi dan simulasi dalam penggunaan APAR untuk melakukan pemadaman.

” Selain simulasi penggunaan APAR warga binaan juga diberikan simulasi cara Pertolongan Pertama Dalam Gawat Darurat (PPGD), ” ujarnya, Senin (20/6)

-

Dalam pelaksanaannya warga binaan diberi materi perawat pertama dan komandan sebagai pemateri penggunaan APAR. Kegiatan itu juga serta melibatkan kepala kamar dan juga warga binaan Rutan Gresik.

“Adapun materi yang disosialisasikan meliputi penggunaan APAR jenis tabung dengan sistem metode TATS yakni Tarik kunci pengaman, Arahkan ke api, Tekan gagang, Sapukan ke titik api,” jelasnya.

Warga binaan juga kita bekali materi untuk penggunaan APAR jenis Fireblock penggunaannya hanya perlu dilemparkan ke titik api dan APAR akan meledak mengeluarkan cairan pemadam api secara otomatis.

Alat APAR itu akan dipasang di titik-titik vital yang mudah dilihat serta mudah dijangkau seperti area blok hunian, gedung kantor, dan pos komandan jaga. ” Supaya petugas dan warga binaan dapat berperan aktif dalam membantu penanganan bila terjadi kebakaran, ” pungkasnya.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/