alexametrics
30 C
Gresik
Monday, 23 May 2022

Satpol PP Sita Puluhan Botol Miras di Warkop

GRESIK – Kepala Dinas Satpol PP Gresik Abu Hasan dibuat geram. Sebab peredaran minurman keras (miras) di Gresik masih cukup tinggi. Malahan, kerap kali miras-miras itu diperjual belikan dengan berkedok warung kopi (warkop). Siang kemarin, Mantan Kepala BPBD itu menunjukan barang bukti hasil tangkapan dari wilayah Desa Kedanyang, Kebomas. Sejumlah 51 botol miras berbagai merk yang dijual oleh Kastin salah satu warga.

Hasan menyebut, 51 miras itu dari hasil operasi warung milik Kastin tersebut, mulai dari miras jenis vodka, bir, anggur, hingga arak.

Dirinya begitu geram lantaran para penjual itu tak kunjung kapok. Padahal jelas-jelas ada larangan sesuai Perda 15/2002 Jo Perda 19/2004 di Kota Santri. Selain itu, petugas Satpol PP sering menemukan miras-miras itu masih marak diperjual belikan di warung-warung di Gresik. Tak terkecuali di Warkop. Hasan mengaku dirinya sudah memanggil penjual miras itu untuk pendataan dan proses lebih lanjut sesuai Perda Miras. Pihaknya juga berpesan agar masyarakat Gresik juga berhenti mengkonsumsi miras itu. Sebab, akan sangat berdampak pada kesehatan. “Mari jaga kesehatan bersama,” katanya.

Selain itu, Hasan mengaku operasi sejenis akan terus dilakukan secara rutin. Terutama di titik titik yang rawan peredaran miras.  “Kami akan semakin intensif dalam melakukan penindakan,” pungkasnya. (fir/han)

GRESIK – Kepala Dinas Satpol PP Gresik Abu Hasan dibuat geram. Sebab peredaran minurman keras (miras) di Gresik masih cukup tinggi. Malahan, kerap kali miras-miras itu diperjual belikan dengan berkedok warung kopi (warkop). Siang kemarin, Mantan Kepala BPBD itu menunjukan barang bukti hasil tangkapan dari wilayah Desa Kedanyang, Kebomas. Sejumlah 51 botol miras berbagai merk yang dijual oleh Kastin salah satu warga.

Hasan menyebut, 51 miras itu dari hasil operasi warung milik Kastin tersebut, mulai dari miras jenis vodka, bir, anggur, hingga arak.

Dirinya begitu geram lantaran para penjual itu tak kunjung kapok. Padahal jelas-jelas ada larangan sesuai Perda 15/2002 Jo Perda 19/2004 di Kota Santri. Selain itu, petugas Satpol PP sering menemukan miras-miras itu masih marak diperjual belikan di warung-warung di Gresik. Tak terkecuali di Warkop. Hasan mengaku dirinya sudah memanggil penjual miras itu untuk pendataan dan proses lebih lanjut sesuai Perda Miras. Pihaknya juga berpesan agar masyarakat Gresik juga berhenti mengkonsumsi miras itu. Sebab, akan sangat berdampak pada kesehatan. “Mari jaga kesehatan bersama,” katanya.

-

Selain itu, Hasan mengaku operasi sejenis akan terus dilakukan secara rutin. Terutama di titik titik yang rawan peredaran miras.  “Kami akan semakin intensif dalam melakukan penindakan,” pungkasnya. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/