alexametrics
25 C
Gresik
Saturday, 4 December 2021

Kemenag Gresik : Pokja Madrasah Harus Amanah Kelola Bantuan

GRESIK – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik melakukan sosialisasi kepada Kelompok Kerja Madrasah (KKM). Sosialisasi dilakukan agar pengelolaan bantuan Kelompok Kerja (Pokja) madrasah melalui program Madrasah Education Quality Reform (MEQR) Kabupaten Gresik dibelanjakan sesuai petunjuk teknis (Juknis) yang ada.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Gresik, Akhmad Yahya mengatakan, bahwa sosialisasi Juknis bantuan program Pokja madrasah. “Agar penerima bantuan bisa amanah untuk melaksanakan dan membelanjakan bantuan sesuai juknis yang ada,”kata Yahya.

Menurut dia, tujuan untuk mensosialisasikan dan memberikan pembinaan tentang petunjuk teknis (Juknis) penerima bantuan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Sebanyak 71 Pokja ikut kegiatan ini. Mereka terdiri dari ketua Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKG MI) untuk literasi Numerasi dan Sains, Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Madrasah Tsanawiyah (MTs) meliputi guru mata pelajaran IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan MHBK.

“Kemudian dari unsur MGMP Madrasah Aliyah (MA) ada 8 mata pelajaran (Mapel),” ucapnya.

Selain itu, adanya bantuan dapat meningkatkan kualitas profesi guru yang ada di lingkungan Kemenag Gresik. “Kami berharap bantuan ini bisa meningkatkan kualitas para guru dan sehingga pendidikan di madrasah semakin maju dan berkembang,”ungkapnya. (jar/rof)


GRESIK – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik melakukan sosialisasi kepada Kelompok Kerja Madrasah (KKM). Sosialisasi dilakukan agar pengelolaan bantuan Kelompok Kerja (Pokja) madrasah melalui program Madrasah Education Quality Reform (MEQR) Kabupaten Gresik dibelanjakan sesuai petunjuk teknis (Juknis) yang ada.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Gresik, Akhmad Yahya mengatakan, bahwa sosialisasi Juknis bantuan program Pokja madrasah. “Agar penerima bantuan bisa amanah untuk melaksanakan dan membelanjakan bantuan sesuai juknis yang ada,”kata Yahya.

Menurut dia, tujuan untuk mensosialisasikan dan memberikan pembinaan tentang petunjuk teknis (Juknis) penerima bantuan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Sebanyak 71 Pokja ikut kegiatan ini. Mereka terdiri dari ketua Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKG MI) untuk literasi Numerasi dan Sains, Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Madrasah Tsanawiyah (MTs) meliputi guru mata pelajaran IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan MHBK.

-

“Kemudian dari unsur MGMP Madrasah Aliyah (MA) ada 8 mata pelajaran (Mapel),” ucapnya.

Selain itu, adanya bantuan dapat meningkatkan kualitas profesi guru yang ada di lingkungan Kemenag Gresik. “Kami berharap bantuan ini bisa meningkatkan kualitas para guru dan sehingga pendidikan di madrasah semakin maju dan berkembang,”ungkapnya. (jar/rof)


Most Read

Berita HITS

Berita Terbaru