alexametrics
25 C
Gresik
Friday, 28 January 2022

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Polres Gresik Bagikan Sembako

GRESIK – Pandemi Covid 19 belum juga berakhir. Guna membantu masyarakat yang kurang mampu, Polres Gresik kembali mendistribusikan bantuan sosial (bansos) sembako di Desa Manyarrejo, Kecamatan Manyar.

Bansos itu disalurkan Kasat Binmas AKP Achmad Said di dampingi KBO Binmas Ipda Syaiful Bakri dan Kanit Binpolmas Aiptu Sidik P Ada lima puluh paket sembako berisi beras lima kilogram  dan minyak goreng dua liter.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Binmas menyampaikan kegiatan itu sebagai bentuk kepedulian Polri kepada warga yang terdampak Covid-19.  Hal ini seiring dengan penerapan perpanjangan PPKM Level 4 .

“Ini bentuk perhatian dari jajaran kepolisian terhadap warga kurang mampu terdampak pandemi Covid-19. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga yang membutuhkan di tengah pandemi,” ujarnya, Jumat (20/8).

Salah satu penerima bansos Mariyem berterimakasih karena bantuan itu sangat membantu meringankan beban ekonomi. “Jualan jamu semasa pandemi sulit, orang pada takut keluar rumah, sepi,” kata penjual jamu tersebut. (yud/han)

GRESIK – Pandemi Covid 19 belum juga berakhir. Guna membantu masyarakat yang kurang mampu, Polres Gresik kembali mendistribusikan bantuan sosial (bansos) sembako di Desa Manyarrejo, Kecamatan Manyar.

Bansos itu disalurkan Kasat Binmas AKP Achmad Said di dampingi KBO Binmas Ipda Syaiful Bakri dan Kanit Binpolmas Aiptu Sidik P Ada lima puluh paket sembako berisi beras lima kilogram  dan minyak goreng dua liter.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Binmas menyampaikan kegiatan itu sebagai bentuk kepedulian Polri kepada warga yang terdampak Covid-19.  Hal ini seiring dengan penerapan perpanjangan PPKM Level 4 .

-

“Ini bentuk perhatian dari jajaran kepolisian terhadap warga kurang mampu terdampak pandemi Covid-19. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga yang membutuhkan di tengah pandemi,” ujarnya, Jumat (20/8).

Salah satu penerima bansos Mariyem berterimakasih karena bantuan itu sangat membantu meringankan beban ekonomi. “Jualan jamu semasa pandemi sulit, orang pada takut keluar rumah, sepi,” kata penjual jamu tersebut. (yud/han)

Most Read

Berita Terbaru