32 C
Gresik
Saturday, 10 June 2023

Bupati Minta Bandar Grisse Steril dari PKL Selama Ramadan 2023

GRESIK-Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani meminta jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Gresik dan Dinas Perhubungan Gresik untuk melakukan penjagaan ketat di kawasan Jalan Basuki Rahmat selama Ramadan.

Bupati milenial itu ingin selama Ramadan kawasan Bandar Grissee tidak kumuh dengan keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) sehingga masyarakat bisa menikmati kawasan icon Gresik itu dengan nyaman. Keputusan itu disampaikan Bupati Yani dalam One Week Program atau rapat rutin kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar setiap Senin usai apel.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Gresik, Soerprapto menuturkan, keputusan Bupati Yani itu bukan tanpa alasan. Selain menginginkan lalu lintas di kawasan Bandar Grissee lancar, bupati juga ingin masyarakat bisa berjalan-jalan dengan nyaman.

“Kawasan Bandar Grissee ini Icon Gresik yang baru. Selain tidak boleh terlihat kumuh juga jangan sampai macet. Apalagi saat ramadan,” kata Soeprapto.

Untuk melaksanakan kebijakan Bupati Yani itu, pihaknya bakal menerjunkan 20 personil Satpol PP yang terbagi dalam empat regu khusus kawasan Pengamanan (PAM) Bandar Grissee. Petugas ini nantinya juga akan dilengkapi dengan rompi mirip Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas khusus menghalau PKL.

“Jadi sekaligus kami sampaikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa tidak boleh ada yang berjualan diarea Bandar Grissee selama ramadan kecuali bagi yang di dalam toko. Semua pelanggar akan kami tindak,” tegasnya.

Empat Kepala Dinas Sidak Bandar Grissee, Cari Solusi Penataan Kawasan

Sementara itu dalam mengamankan kawasan Bandar Grissee Satpol PP Pemkab Gresik tidak bekerja sendirian. Mereka juga akan di backup personil lalu lintas dari Dinas Perhubungan Gresik. Setiap harinya Dishub akan menerjunkan 7 sampai 10 personil untuk menertibkan parkir kendaraan.

“Kami prediksi selama ramadan volume kunjungan ke Bandar Grissee akan naik. Sehingga petugas kami standby kan agar semua pengendara bisa parkir sesuai dengan rambu yang ada,” kata Kepala Dinas Perhubungan Gresik, Tarso Sagito.

 

Ditegaskan, Dishub Gresik akan menindak para pengendara yang melanggar rambu larangan parkir. Tindakan yang akan diambil tidak tanggung-tanggung mulai dari penggembosan ban kendaraan hingga penderekan.

 

“Semua peralatan yang menunjang penindakan sudah disiapkan,” pungkasnya.  (fir/han)

GRESIK-Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani meminta jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Gresik dan Dinas Perhubungan Gresik untuk melakukan penjagaan ketat di kawasan Jalan Basuki Rahmat selama Ramadan.

Bupati milenial itu ingin selama Ramadan kawasan Bandar Grissee tidak kumuh dengan keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) sehingga masyarakat bisa menikmati kawasan icon Gresik itu dengan nyaman. Keputusan itu disampaikan Bupati Yani dalam One Week Program atau rapat rutin kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar setiap Senin usai apel.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Gresik, Soerprapto menuturkan, keputusan Bupati Yani itu bukan tanpa alasan. Selain menginginkan lalu lintas di kawasan Bandar Grissee lancar, bupati juga ingin masyarakat bisa berjalan-jalan dengan nyaman.

-

“Kawasan Bandar Grissee ini Icon Gresik yang baru. Selain tidak boleh terlihat kumuh juga jangan sampai macet. Apalagi saat ramadan,” kata Soeprapto.

Untuk melaksanakan kebijakan Bupati Yani itu, pihaknya bakal menerjunkan 20 personil Satpol PP yang terbagi dalam empat regu khusus kawasan Pengamanan (PAM) Bandar Grissee. Petugas ini nantinya juga akan dilengkapi dengan rompi mirip Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas khusus menghalau PKL.

“Jadi sekaligus kami sampaikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa tidak boleh ada yang berjualan diarea Bandar Grissee selama ramadan kecuali bagi yang di dalam toko. Semua pelanggar akan kami tindak,” tegasnya.

Empat Kepala Dinas Sidak Bandar Grissee, Cari Solusi Penataan Kawasan

Sementara itu dalam mengamankan kawasan Bandar Grissee Satpol PP Pemkab Gresik tidak bekerja sendirian. Mereka juga akan di backup personil lalu lintas dari Dinas Perhubungan Gresik. Setiap harinya Dishub akan menerjunkan 7 sampai 10 personil untuk menertibkan parkir kendaraan.

“Kami prediksi selama ramadan volume kunjungan ke Bandar Grissee akan naik. Sehingga petugas kami standby kan agar semua pengendara bisa parkir sesuai dengan rambu yang ada,” kata Kepala Dinas Perhubungan Gresik, Tarso Sagito.

 

Ditegaskan, Dishub Gresik akan menindak para pengendara yang melanggar rambu larangan parkir. Tindakan yang akan diambil tidak tanggung-tanggung mulai dari penggembosan ban kendaraan hingga penderekan.

 

“Semua peralatan yang menunjang penindakan sudah disiapkan,” pungkasnya.  (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru