27 C
Gresik
Saturday, 28 January 2023

Tak Mau Disegel, Mie Gacoan GKB Pilih Hentikan Operasional

Gresik – Sikap kooperatif ditunjukkan manajemen Mie Gacoan Cabang Gresik Kota Baru (GKB). Mereka secara resmi menghentikan operasionalnya terhitung sejak hari Jumat (20/01) kemarin. Keputusan penghentian operasional ini setelah sebelumnya banyak pihak menyoroti perizinan yang tidak dipenuhi restoran tersebut.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Gresik, AM Reza Pahlevi mengatakan, sebenarnya pihak manajemen Mie Gacoan sudah berupaya mengurus izin sejak 10 bulan yang lalu atau sebelum memulai operasional. Hanya saja sistem perizinan online yang ada dipusat sedang mengalami kendala sehingga proses perizinan belum juga bisa diselesaikan.

Baca Juga : Belum Berizin, DPRD Gresik Perintahkan Mie Gacoan Ditutup

“Memang seyogyanya sebelum izin terbit jangan buka dulu. Untuk itu setelah kemarin manajemen kami panggil, mereka bersedia menghentikan operasionalnya dulu sampai izin rampung,” kata Reza kepada Radar Gresik Kamis (19/01) malam.

Sebelumnya, DPM PTSP Gresik juga menggelar rapat gabungan bersama Satpol PP Gresik, Dishub, DLH dan pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam perizinan usaha. Dalam rapat tersebut, ada keputusan yang disepakati salah satunya manajemen Mie Gacoan bersedia patuh dan menghentikan kegiatan operasional restoran hingga terbitnya nomor induk berusaha (NIB) terbit.

Baca Juga : Bodong, Pejabat Pemkab hingga Kades Hadiri Pembukaan Mie Gacoan

“Jika tidak mau menghentikan operasionalnya hari Senin akan kami segel. Namun sepertinya mereka koperatif,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan dilapangan pada hari Jumat (20/01) restoran Mie Gacoan di Jalan Sumatra sudah menghentikan operasionalnya. Dilapangan juga sudah tidak terlihat aktivitas karyawan resto. (fir/han)

Gresik – Sikap kooperatif ditunjukkan manajemen Mie Gacoan Cabang Gresik Kota Baru (GKB). Mereka secara resmi menghentikan operasionalnya terhitung sejak hari Jumat (20/01) kemarin. Keputusan penghentian operasional ini setelah sebelumnya banyak pihak menyoroti perizinan yang tidak dipenuhi restoran tersebut.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Gresik, AM Reza Pahlevi mengatakan, sebenarnya pihak manajemen Mie Gacoan sudah berupaya mengurus izin sejak 10 bulan yang lalu atau sebelum memulai operasional. Hanya saja sistem perizinan online yang ada dipusat sedang mengalami kendala sehingga proses perizinan belum juga bisa diselesaikan.

Baca Juga : Belum Berizin, DPRD Gresik Perintahkan Mie Gacoan Ditutup

-

“Memang seyogyanya sebelum izin terbit jangan buka dulu. Untuk itu setelah kemarin manajemen kami panggil, mereka bersedia menghentikan operasionalnya dulu sampai izin rampung,” kata Reza kepada Radar Gresik Kamis (19/01) malam.

Sebelumnya, DPM PTSP Gresik juga menggelar rapat gabungan bersama Satpol PP Gresik, Dishub, DLH dan pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam perizinan usaha. Dalam rapat tersebut, ada keputusan yang disepakati salah satunya manajemen Mie Gacoan bersedia patuh dan menghentikan kegiatan operasional restoran hingga terbitnya nomor induk berusaha (NIB) terbit.

Baca Juga : Bodong, Pejabat Pemkab hingga Kades Hadiri Pembukaan Mie Gacoan

“Jika tidak mau menghentikan operasionalnya hari Senin akan kami segel. Namun sepertinya mereka koperatif,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan dilapangan pada hari Jumat (20/01) restoran Mie Gacoan di Jalan Sumatra sudah menghentikan operasionalnya. Dilapangan juga sudah tidak terlihat aktivitas karyawan resto. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/