alexametrics
29 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Vaksinasi di 30 Puskesmas, Kapolres dan Dandim Tambah Semangat

GRESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik terus melakukan proses vaksinasi ke tenaga kesehatan (nakes). Hari ketiga, Selasa (19/1), 304 orang divaksinasi di beberapa puskesmas dan klinik se-Kabupaten Gresik.

Kepala Dinkes Gresik, drg. Syaifuddin Ghozali mengatakan, pada Selasa, 19 Januari, dinkes melakukan vaksinasi serentak di 30 puskesmas se-Gresik. “Dua puskesmas di Pulau Bawean menyusul, saat ini vaksin masih proses perjalanan,” kata Ghozali.

Dikatakan, total yang divaksin adalah 304 orang.  Rinciannya, 300 nakes, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan dua influencer. Untuk vaksinasi tahapan pertama ini dimulai Januari hingga April dengan peserta tenaga kesehatan (nakes), TNI dan Polri. Kemudian, selanjutnya vaksinasi akan dilakukan kepada masyarakat umum.

Kapolres Gresik Arief Fitrianto usai di suntik vaksin menuturkan, jika dirinya dan Taufik Ismail sebenarnya dijadwalkan menjadi orang pertama yang disuntik vaksin, Jumat (15/1) kemarin. Akan tetapi, dikarenakan hasil tensi darah tinggi saat screening, akhirnya jadwalnya diundur hingga hari ini dan proses penyuntikkan terbilang cepat. Mungkin hanya sekitar lima detik.  “Saya bersyukur Alhamdulillah, akhirnya saya disuntik vaksin, tidak terasa. Efeknya jadi tambah semangat,” ujarnya, Selasa (19/1).

Sementara Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail mengaku, dirinya sudah membuktikan bahwa divaksin tidak menimbulkan efek berarti dan prosesnya berjalan singkat. “Tidak sampai 30 detik sudah selesai. Jadi kepada masyarakat tidak perlu tertekan, tidak perlu takut untuk mengikuti program vaksinasi,” terangnya.

Penanggung jawab vaksin Puskesmas Alun – alun Gresik, dr Shinta Priyad Arshani mengatakan, ada 14 orang di Puskesmas Alun – Alun Gresik yang mengikuti vaksinasi di Puskesmas.  Apabila untuk umum, maka vaksinasi bisa dilakukan setiap hari Selasa, Rabu dan Kamis mulai pukul 08.00 hingga 12.00 wib. “Kami berharap untuk vaksinasi covid-19 berjalan dengan lancar dan sesuai harapkan Pak Jokowi dengan 12 bulan selesai,” harap Shinta. (jar/yud/han)

GRESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik terus melakukan proses vaksinasi ke tenaga kesehatan (nakes). Hari ketiga, Selasa (19/1), 304 orang divaksinasi di beberapa puskesmas dan klinik se-Kabupaten Gresik.

Kepala Dinkes Gresik, drg. Syaifuddin Ghozali mengatakan, pada Selasa, 19 Januari, dinkes melakukan vaksinasi serentak di 30 puskesmas se-Gresik. “Dua puskesmas di Pulau Bawean menyusul, saat ini vaksin masih proses perjalanan,” kata Ghozali.

Dikatakan, total yang divaksin adalah 304 orang.  Rinciannya, 300 nakes, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan dua influencer. Untuk vaksinasi tahapan pertama ini dimulai Januari hingga April dengan peserta tenaga kesehatan (nakes), TNI dan Polri. Kemudian, selanjutnya vaksinasi akan dilakukan kepada masyarakat umum.

-

Kapolres Gresik Arief Fitrianto usai di suntik vaksin menuturkan, jika dirinya dan Taufik Ismail sebenarnya dijadwalkan menjadi orang pertama yang disuntik vaksin, Jumat (15/1) kemarin. Akan tetapi, dikarenakan hasil tensi darah tinggi saat screening, akhirnya jadwalnya diundur hingga hari ini dan proses penyuntikkan terbilang cepat. Mungkin hanya sekitar lima detik.  “Saya bersyukur Alhamdulillah, akhirnya saya disuntik vaksin, tidak terasa. Efeknya jadi tambah semangat,” ujarnya, Selasa (19/1).

Sementara Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail mengaku, dirinya sudah membuktikan bahwa divaksin tidak menimbulkan efek berarti dan prosesnya berjalan singkat. “Tidak sampai 30 detik sudah selesai. Jadi kepada masyarakat tidak perlu tertekan, tidak perlu takut untuk mengikuti program vaksinasi,” terangnya.

Penanggung jawab vaksin Puskesmas Alun – alun Gresik, dr Shinta Priyad Arshani mengatakan, ada 14 orang di Puskesmas Alun – Alun Gresik yang mengikuti vaksinasi di Puskesmas.  Apabila untuk umum, maka vaksinasi bisa dilakukan setiap hari Selasa, Rabu dan Kamis mulai pukul 08.00 hingga 12.00 wib. “Kami berharap untuk vaksinasi covid-19 berjalan dengan lancar dan sesuai harapkan Pak Jokowi dengan 12 bulan selesai,” harap Shinta. (jar/yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/