alexametrics
30 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Jalan Sumberrejo Rusak Lagi, Politisi Ini Janji Akan Memperjuangkan

GRESIK-Puluhan Pemuda Desa Sumberrejo turun ke jalan kembali dengan pembentangan banner di ruas jalan Betoyo-Dagang Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik, Sabtu (19/2). Para Pemuda Desa Sumberrejo menyesalkan proses perbaikan jalan di Ruas Jalan Betoyo Dagang yang tak kunjung selesai.

Kordinator Turun Jalan M. Mursyid mengatakan, warga Desa Sumberrejo menilai kondisi jalan tidak layak dilewati dan mengganggu aktivitas pengendara yang melintas. Banyak kendaraan yang terguling dan jatuh di jalan tersebut. “Kami melakukan aksi Turun ke jalan pertama awal Januari 2022. Pada saat itu warga menuntut agar jalan tersebut segara diperbaiki, saat itu hanya dilakukan pengerukan selama 3 minggu. Sehabis itu tidak ada langkah lebih lanjut,” kata Mursyid.

Sebagai bentuk rasa kecewa dan protes warga desa terhadap pemerintah daerah, lantaran jalanan tak kunjung ada kepastian perbaikan jalan yang hanya setengah-setengah dalam melakukan perbaikan.

Meskipun telah dilakukan pengerukan jalan di awal Januari, akan tetapi kondisi intensitas curah hujan makin memperparah kerusakan jalan. Saat siang hari jalan sangat berdebu sehungga menutupi jalanan yg berlubang.

Satu warga Desa Sumberrejo Huda berharap pemerintahan segera merespon keluhan warga dan pengguna jalan. Apalagi saat hujan terjadi, kerusakan dengan lubang yang sangat dalam ini tidak terlihat karena adanya genangan air.

Anggota DPRD Gresik Syahrul Munir meminta maaf kepada warga. Syahrul juga berjanji mengupayakan suara terkait kondisi jalanan saat ini. “Saya memahami betul bahwa kondisi jalan rusak ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari kita semua, bahkan sudah ada korban jiwa akibat jalan rusak ini,” kata Syahrul.

Pihaknya juga telah berkoodinasi dengan dinas PU hingga sekda Perihal jalan rusak di Betoyo-Sumberejo, pihaknya juga berencana untuk melakukan peningkatan jalan dengan melakukan pengecoran beton sepanjang 1.368 meter. Kegiatan tersebut tidak dapat dilakukan dalam waktu dekat karena anggaran perbaikan jalan di tahun 2022 sudah dialokasi untuk kecamatan yang lain.

“Sehingga, kami sepakat untuk melakukan kegiatan tersebut ditahun 2023, oleh karena itu kami mengupayakan dalam waktu dekat akan mengadakan kegiatan pengasapalan dijalan tersebut yang bersifat semantara terangnya,” kata politisi muda tersebut. (jar/han)

GRESIK-Puluhan Pemuda Desa Sumberrejo turun ke jalan kembali dengan pembentangan banner di ruas jalan Betoyo-Dagang Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik, Sabtu (19/2). Para Pemuda Desa Sumberrejo menyesalkan proses perbaikan jalan di Ruas Jalan Betoyo Dagang yang tak kunjung selesai.

Kordinator Turun Jalan M. Mursyid mengatakan, warga Desa Sumberrejo menilai kondisi jalan tidak layak dilewati dan mengganggu aktivitas pengendara yang melintas. Banyak kendaraan yang terguling dan jatuh di jalan tersebut. “Kami melakukan aksi Turun ke jalan pertama awal Januari 2022. Pada saat itu warga menuntut agar jalan tersebut segara diperbaiki, saat itu hanya dilakukan pengerukan selama 3 minggu. Sehabis itu tidak ada langkah lebih lanjut,” kata Mursyid.

Sebagai bentuk rasa kecewa dan protes warga desa terhadap pemerintah daerah, lantaran jalanan tak kunjung ada kepastian perbaikan jalan yang hanya setengah-setengah dalam melakukan perbaikan.

-

Meskipun telah dilakukan pengerukan jalan di awal Januari, akan tetapi kondisi intensitas curah hujan makin memperparah kerusakan jalan. Saat siang hari jalan sangat berdebu sehungga menutupi jalanan yg berlubang.

Satu warga Desa Sumberrejo Huda berharap pemerintahan segera merespon keluhan warga dan pengguna jalan. Apalagi saat hujan terjadi, kerusakan dengan lubang yang sangat dalam ini tidak terlihat karena adanya genangan air.

Anggota DPRD Gresik Syahrul Munir meminta maaf kepada warga. Syahrul juga berjanji mengupayakan suara terkait kondisi jalanan saat ini. “Saya memahami betul bahwa kondisi jalan rusak ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari kita semua, bahkan sudah ada korban jiwa akibat jalan rusak ini,” kata Syahrul.

Pihaknya juga telah berkoodinasi dengan dinas PU hingga sekda Perihal jalan rusak di Betoyo-Sumberejo, pihaknya juga berencana untuk melakukan peningkatan jalan dengan melakukan pengecoran beton sepanjang 1.368 meter. Kegiatan tersebut tidak dapat dilakukan dalam waktu dekat karena anggaran perbaikan jalan di tahun 2022 sudah dialokasi untuk kecamatan yang lain.

“Sehingga, kami sepakat untuk melakukan kegiatan tersebut ditahun 2023, oleh karena itu kami mengupayakan dalam waktu dekat akan mengadakan kegiatan pengasapalan dijalan tersebut yang bersifat semantara terangnya,” kata politisi muda tersebut. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/