alexametrics
29 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Upaya Pengendalian Covid-19, Dinkes Sosialisasi Pembuatan Masker

GRESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik langsung bergerak cepat melakukan langkah dalam pengendalian kasus Covid-19. Terlebih, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjuk Gresik sebagai leader pencegahan Covid-19 bersama dengan empat kabupaten lainnya, yakni Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Pasuruan. Salah satu upaya yang dilakukan Dinkes Gresik yakni  sosialisasi pembuatan masker ke warga bekerjasama dengan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI).

Ketua HAKLI Kabupaten Gresik dan Kasi Kesehatan Lingkungan Gresik, Sya’i mengatakan, kegiatan sosialisasi ke warga di beberapa pedesaan sebagai upaya intervensi kesehatan lingkungan pada pencegahan covid-19. “Kali ini, kami menggelar sosialiaasi kepada warga di Desa Sekargadung Kecamatan Dukun Gresik,” jelasnya.

Kegiatan intervensi itu dilakukan pemberdayaan masyarakat mandiri dengan cara sosialisasi partisipatori dengan pembuatan masker, sabun cair cuci tangan dan sarana cuci tangan pakai sabun (CTPS). “Kami berharap warga bisa membuat masker, sabun cair dan sand hanitizer untuk mencegah penularan covid-19 dan meningkatkan ekonomi,”kata Sya’i.  Dinkes memilih Desa Sekargadung karena masyarakatnya komitmen dalam melakukan pola hidup sehat dengan melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Gresik, Rumiyati mengatakan, sebelum masuk pembuatan masker, warga diberi pengarahan untuk memahami pemakaian masker yang benar. “Pencegahan Covid-19 dengan masker itu paling efektif saat ini. Dengan pembuatan secara mandiri ini akan mengangkat ekonomi warga,”jelas dia. Dinkes berharap dengan kedisiplinan masyarakat bisa mengerti penggunaan masker dan pencegahan covid-19. “Kami berharap kegiatan itu bisa dilakukan sebagai upaya pencegagan dan dan menumbuhkan perekonomian,” harapnya.(jar/han)

GRESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik langsung bergerak cepat melakukan langkah dalam pengendalian kasus Covid-19. Terlebih, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjuk Gresik sebagai leader pencegahan Covid-19 bersama dengan empat kabupaten lainnya, yakni Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Pasuruan. Salah satu upaya yang dilakukan Dinkes Gresik yakni  sosialisasi pembuatan masker ke warga bekerjasama dengan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI).

Ketua HAKLI Kabupaten Gresik dan Kasi Kesehatan Lingkungan Gresik, Sya’i mengatakan, kegiatan sosialisasi ke warga di beberapa pedesaan sebagai upaya intervensi kesehatan lingkungan pada pencegahan covid-19. “Kali ini, kami menggelar sosialiaasi kepada warga di Desa Sekargadung Kecamatan Dukun Gresik,” jelasnya.

Kegiatan intervensi itu dilakukan pemberdayaan masyarakat mandiri dengan cara sosialisasi partisipatori dengan pembuatan masker, sabun cair cuci tangan dan sarana cuci tangan pakai sabun (CTPS). “Kami berharap warga bisa membuat masker, sabun cair dan sand hanitizer untuk mencegah penularan covid-19 dan meningkatkan ekonomi,”kata Sya’i.  Dinkes memilih Desa Sekargadung karena masyarakatnya komitmen dalam melakukan pola hidup sehat dengan melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

-

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Gresik, Rumiyati mengatakan, sebelum masuk pembuatan masker, warga diberi pengarahan untuk memahami pemakaian masker yang benar. “Pencegahan Covid-19 dengan masker itu paling efektif saat ini. Dengan pembuatan secara mandiri ini akan mengangkat ekonomi warga,”jelas dia. Dinkes berharap dengan kedisiplinan masyarakat bisa mengerti penggunaan masker dan pencegahan covid-19. “Kami berharap kegiatan itu bisa dilakukan sebagai upaya pencegagan dan dan menumbuhkan perekonomian,” harapnya.(jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/