alexametrics
29 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Pengendara Diajak Upacara di Jalan

GRESIK- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-76 di Kabupaten Gresik diperingati dengan berbagai macam kegiatan. Salah satu yang unik adalah melaksanakan penghormatan bendera ditengah-tengah persimpangan jalan protokol di Gresik.

Pantauan di lapangan, ada dua simpang protokol yang ditutup oleh petugas kepolisian selama 15 menit. Yakni simpang lima Tri Dharma dan simpang empat Dr.Wahidin Kartini. Pada momen tersebut seluruh jajaran perangkat desa dan kelurahan di Kecamatan Gresik dan Kebomas turun jalan membentuk sebuah formasi lingkaran. Sedangkan dibagian tengah formasi berdiri petugas yang memegang bendera merah putih dengan didampingi jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam).

Sontak kegiatan peringatan detik kemerdekaan ini membuat para pengendara jalan yang kebetulan melintas ikut turun dari kendaraannya dan memberikan penghormatan selama 3 menit. Suasana haru menyeruak dalam momen tersebut sebab tidak sedikit pengendara jalan maupun peserta upacara meneteskan air mata.

Nur Kholifah, 36, warga Sindujoyo Gresik yang mengikuti peringatan detik kemerdekaan di Simpang lima Tridharma mengatakan, seumur hidup dirinya baru melihat ada upacara disimpang jalan protokol. Diapun merasa terharu karena saat mengumandangkan lagu Indonesia raya terbesit kenangan tentang ibunda tercinta yang meninggal akibat Covid 19 pada bulan lalu.

“Saya merasa terhari karena upacara tadi seolah memberikan pesan bahwa saat ini kita harus kuat dan kompak dalam menghadapi Pandemi Covid 19,” kata ibu satu anak itu.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Gresik, Miswandi menuturkan, Pandemi Covid 19 yang sudah melanda Indonesia sejak satu setengah tahun lalu tidak boleh menyurutkan semangat cinta tanah air. Salah satunya dengan memperingati detik-detik kemerdekaan melalui upacara bendera.

“Kegiatan ini merupakan aksi spontan sekaligus sebagai bentuk kekompakan dan kebersamaan dalam menghadapi Pandemi Covid 19,” terangnya.

Diapun merasa kaget karena aksi yang baru pertama digelar ini rupanya menyedot animo banyak pengendara kendaraan bermotor. Bahkan petugas sampai kewalahan mengatur jarak para peserta yang ingin ikut dalam aksi upacara bendera ditengah simpang jalan protokol tersebut.

“Tadi semua pengendara turun dan ikut memberikan hormat. Itu menandakan banyak masyarakat Gresik yang cinta Indonesia,” pungkasnya. (fir/rof)

GRESIK- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-76 di Kabupaten Gresik diperingati dengan berbagai macam kegiatan. Salah satu yang unik adalah melaksanakan penghormatan bendera ditengah-tengah persimpangan jalan protokol di Gresik.

Pantauan di lapangan, ada dua simpang protokol yang ditutup oleh petugas kepolisian selama 15 menit. Yakni simpang lima Tri Dharma dan simpang empat Dr.Wahidin Kartini. Pada momen tersebut seluruh jajaran perangkat desa dan kelurahan di Kecamatan Gresik dan Kebomas turun jalan membentuk sebuah formasi lingkaran. Sedangkan dibagian tengah formasi berdiri petugas yang memegang bendera merah putih dengan didampingi jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam).

Sontak kegiatan peringatan detik kemerdekaan ini membuat para pengendara jalan yang kebetulan melintas ikut turun dari kendaraannya dan memberikan penghormatan selama 3 menit. Suasana haru menyeruak dalam momen tersebut sebab tidak sedikit pengendara jalan maupun peserta upacara meneteskan air mata.

-

Nur Kholifah, 36, warga Sindujoyo Gresik yang mengikuti peringatan detik kemerdekaan di Simpang lima Tridharma mengatakan, seumur hidup dirinya baru melihat ada upacara disimpang jalan protokol. Diapun merasa terharu karena saat mengumandangkan lagu Indonesia raya terbesit kenangan tentang ibunda tercinta yang meninggal akibat Covid 19 pada bulan lalu.

“Saya merasa terhari karena upacara tadi seolah memberikan pesan bahwa saat ini kita harus kuat dan kompak dalam menghadapi Pandemi Covid 19,” kata ibu satu anak itu.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Gresik, Miswandi menuturkan, Pandemi Covid 19 yang sudah melanda Indonesia sejak satu setengah tahun lalu tidak boleh menyurutkan semangat cinta tanah air. Salah satunya dengan memperingati detik-detik kemerdekaan melalui upacara bendera.

“Kegiatan ini merupakan aksi spontan sekaligus sebagai bentuk kekompakan dan kebersamaan dalam menghadapi Pandemi Covid 19,” terangnya.

Diapun merasa kaget karena aksi yang baru pertama digelar ini rupanya menyedot animo banyak pengendara kendaraan bermotor. Bahkan petugas sampai kewalahan mengatur jarak para peserta yang ingin ikut dalam aksi upacara bendera ditengah simpang jalan protokol tersebut.

“Tadi semua pengendara turun dan ikut memberikan hormat. Itu menandakan banyak masyarakat Gresik yang cinta Indonesia,” pungkasnya. (fir/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/