26 C
Gresik
Friday, 31 March 2023

Kemenag Gresik Dorong UMKM Segera Urus Sertifikat Halal

GRESIK-Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari perwakilan desa-desa di seluruh wilayah Kecamatan Kebomas mengikuti Sosialisasi Sertifikat Halal yang diadakan oleh Kantor Kecamatan Kebomas di Aula Lantai II, Jumat , (17/2).

Camat Kebomas, Moch. Jusuf Anshori mengatakan bahwa program sertifikasi halal adalah bagian dari semangat maju. “Upaya ini adalah dalam rangka melayani masyarakat sampai tingkat desa dan kelurahan serta mendekatkan pelayanan pengurusan Sertifikat Halal untuk para pelaku UMKM yang berada di wilayah Kecamatan Kebomas,” kata Jusuf.

Dipaparkannya, dengan ada sertifikat halal dan izin yang menyertai itu otomatis akan memperbesar peluang bagi para UMKM untuk memasarkan produknya masing-masing. Komitmen jaminan kehalalannya dan higienisitasnya atau kualitas dari produknya.

Kepala KUA Kecamatan Kebomas Khalili mengatakan bahwa di KUA Kebomas sudah terdapat 6 petugas PPH (Pendamping Produk Halal) yang melakukan pendampingan.

“Kami sudah menyiapkan petugas PPH yang membantu bapak/ibu dalam pengurusan sertifikat halal. Monggo ditentukan waktunya kapan atau bisa datang sendiri ke KUA,” Ujar pria kelahiran Madura itu.

 

Ditambahkannya, beberapa manfaat apabila pelaku usaha melakukan sertifikasi halal bagi produknya. Diantaranya adalah produk UMKM tersebut memiliki kualitas yang terjamin, meningkatkan kepercayaan konsumen, pelaku usaha dapat menjangkau pasar yang lebih luas, produk yang dihasilkan akan memiliki nilai jual.

“Pengurusan sertifikat halal ini gratis dan ada kuota 1 juta sertifikat halal jadi tolong dimanfaatkan oleh bapak/ibu dan batas waktu pengurusan sertifikat halal ini adalah bulan Oktober 2024.” Pungkas pria yang ramah itu

 

Petugas PPH sekaligus Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kebomas, Sumardiono menjelaskan terkait dengan pengertian sertifikasi halal secara umum, proses dan alur mendapatkan sertifikat halal. Selain itu ia juga menjelaskan terkait dengan Dasar Hukum yang menganjurkan dan mendukung produsen khususnya makanan untuk melakukan sertifikasi halal.

“Kami mangajak menyukseskan program sertifikasi halal, program 1 juta sertifikat halal gratisĀ  ini sebagai bukti bentuk negara hadir untuk membantu masyarakat dalam melindungi dan mengayomi warga negaranya. Kita siap bekerjasama dengan pihak manapun untuk menyukseskan program ‘seksi’ ini dan bagian Ekonomi sudah ada semacam kesepakatan bersama” pungkasnya. (rir/han)

GRESIK-Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari perwakilan desa-desa di seluruh wilayah Kecamatan Kebomas mengikuti Sosialisasi Sertifikat Halal yang diadakan oleh Kantor Kecamatan Kebomas di Aula Lantai II, Jumat , (17/2).

Camat Kebomas, Moch. Jusuf Anshori mengatakan bahwa program sertifikasi halal adalah bagian dari semangat maju. “Upaya ini adalah dalam rangka melayani masyarakat sampai tingkat desa dan kelurahan serta mendekatkan pelayanan pengurusan Sertifikat Halal untuk para pelaku UMKM yang berada di wilayah Kecamatan Kebomas,” kata Jusuf.

Dipaparkannya, dengan ada sertifikat halal dan izin yang menyertai itu otomatis akan memperbesar peluang bagi para UMKM untuk memasarkan produknya masing-masing. Komitmen jaminan kehalalannya dan higienisitasnya atau kualitas dari produknya.

-

Kepala KUA Kecamatan Kebomas Khalili mengatakan bahwa di KUA Kebomas sudah terdapat 6 petugas PPH (Pendamping Produk Halal) yang melakukan pendampingan.

“Kami sudah menyiapkan petugas PPH yang membantu bapak/ibu dalam pengurusan sertifikat halal. Monggo ditentukan waktunya kapan atau bisa datang sendiri ke KUA,” Ujar pria kelahiran Madura itu.

 

Ditambahkannya, beberapa manfaat apabila pelaku usaha melakukan sertifikasi halal bagi produknya. Diantaranya adalah produk UMKM tersebut memiliki kualitas yang terjamin, meningkatkan kepercayaan konsumen, pelaku usaha dapat menjangkau pasar yang lebih luas, produk yang dihasilkan akan memiliki nilai jual.

“Pengurusan sertifikat halal ini gratis dan ada kuota 1 juta sertifikat halal jadi tolong dimanfaatkan oleh bapak/ibu dan batas waktu pengurusan sertifikat halal ini adalah bulan Oktober 2024.” Pungkas pria yang ramah itu

 

Petugas PPH sekaligus Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kebomas, Sumardiono menjelaskan terkait dengan pengertian sertifikasi halal secara umum, proses dan alur mendapatkan sertifikat halal. Selain itu ia juga menjelaskan terkait dengan Dasar Hukum yang menganjurkan dan mendukung produsen khususnya makanan untuk melakukan sertifikasi halal.

“Kami mangajak menyukseskan program sertifikasi halal, program 1 juta sertifikat halal gratisĀ  ini sebagai bukti bentuk negara hadir untuk membantu masyarakat dalam melindungi dan mengayomi warga negaranya. Kita siap bekerjasama dengan pihak manapun untuk menyukseskan program ‘seksi’ ini dan bagian Ekonomi sudah ada semacam kesepakatan bersama” pungkasnya. (rir/han)

Most Read

Berita Terbaru