alexametrics
28 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Forkot Gelar Pertemuan Lintas Generasi, Kawal Persoalan Masyarakat

GRESIK- Puluhan aktivis lintas generasi di Kabupaten Gresik berkumpul dalam acara bertajuk “Kenduri & Pertemuan Lintas Generasi” yang diselenggarakan oleh Forum Kota (Forkot) Gresik. Acara tersebut dikemas dengan sebuah forum diskusi membahas berbagai permasalahan sosial maupun lingkungan di sekretariat Forkot di Perum Permata Suci (PPS), Kecamatan Manyar.

Mereka (aktivis) yang hadir adalah perwakilan segenap pimpinan berbagai lembaga, mulai dari LSM, organisasi buruh, dan sejumlah komunitas lainnya. Hadir juga perwakilan dari perusahaan BUMN di Gresik.

Penasihat Forum Kota (Forkot) Gresik, Yudi Santoso mengungkapkan, keberadaan Forkot Gresik berbeda dengan Forkot di Jakarta. Forkot Gresik lebih fokus mengawal isu-isu daerah khususnya lingkungan. “Dalam sejarah, Forkot Gresik berdiri pada tahun 2008, saat ini para pendiri dominan para mahasiswa yang memiliki jiwa sosial kritis. Kemudian secara prinsip gerakan, Forkot Gresik lebih pada mengawal isu-isu daerah, khususnya persoalan lingkungan,” ujar Yudi.

Dikatakan, banyak industri di Gresik berpengaruh terhadap lingkungan, kultur budaya, dan ekonomi masyarakat. “Untuk itulah Forkot Gresik hadir untuk mengawal segala persoalan yang dinilai merugikan rakyat. Kami berada di garis masa bersama rakyat melakukan gerakan melawan segala bentuk penindasan,” tandanya.

Ketua Forkot Gresik Haris Sofwanul Faqih mengatakan, di bawah kepemimpinannya, Forkot Gresik selama ini telah banyak mengawal persoalan besar yang banyak merugikan rakyat, khususnya masyarakat lokal Gresik. “Kami sejak awal tegas menolak tegas menolak Freeport di Kabupaten Gresik, dan perusahaan properti yang tidak memiliki izin karena sangat merugikan rakyat dan mengikis lahan produktif, kami melawan pejabat birokrasi yang melakukan tindak korupsi,” tegasnya.

Pada puncaknya, acara diisi dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Ketua Forkot Haris Sofwanul Faqih dan diberikan kepada segenap penasihat dan perwakilan pimpinan lembaga yang hadir.(yud/han)

 

GRESIK- Puluhan aktivis lintas generasi di Kabupaten Gresik berkumpul dalam acara bertajuk “Kenduri & Pertemuan Lintas Generasi” yang diselenggarakan oleh Forum Kota (Forkot) Gresik. Acara tersebut dikemas dengan sebuah forum diskusi membahas berbagai permasalahan sosial maupun lingkungan di sekretariat Forkot di Perum Permata Suci (PPS), Kecamatan Manyar.

Mereka (aktivis) yang hadir adalah perwakilan segenap pimpinan berbagai lembaga, mulai dari LSM, organisasi buruh, dan sejumlah komunitas lainnya. Hadir juga perwakilan dari perusahaan BUMN di Gresik.

Penasihat Forum Kota (Forkot) Gresik, Yudi Santoso mengungkapkan, keberadaan Forkot Gresik berbeda dengan Forkot di Jakarta. Forkot Gresik lebih fokus mengawal isu-isu daerah khususnya lingkungan. “Dalam sejarah, Forkot Gresik berdiri pada tahun 2008, saat ini para pendiri dominan para mahasiswa yang memiliki jiwa sosial kritis. Kemudian secara prinsip gerakan, Forkot Gresik lebih pada mengawal isu-isu daerah, khususnya persoalan lingkungan,” ujar Yudi.

-

Dikatakan, banyak industri di Gresik berpengaruh terhadap lingkungan, kultur budaya, dan ekonomi masyarakat. “Untuk itulah Forkot Gresik hadir untuk mengawal segala persoalan yang dinilai merugikan rakyat. Kami berada di garis masa bersama rakyat melakukan gerakan melawan segala bentuk penindasan,” tandanya.

Ketua Forkot Gresik Haris Sofwanul Faqih mengatakan, di bawah kepemimpinannya, Forkot Gresik selama ini telah banyak mengawal persoalan besar yang banyak merugikan rakyat, khususnya masyarakat lokal Gresik. “Kami sejak awal tegas menolak tegas menolak Freeport di Kabupaten Gresik, dan perusahaan properti yang tidak memiliki izin karena sangat merugikan rakyat dan mengikis lahan produktif, kami melawan pejabat birokrasi yang melakukan tindak korupsi,” tegasnya.

Pada puncaknya, acara diisi dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Ketua Forkot Haris Sofwanul Faqih dan diberikan kepada segenap penasihat dan perwakilan pimpinan lembaga yang hadir.(yud/han)

 

Most Read

Berita Terbaru

/