alexametrics
29 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Kesembuhan Pasien Covid-19 di Gresik Capai 2.488 Kasus

GRESIK – Tingkat kesebuhan pasien Covid-19 di Gresik terus bertambah. Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang ditanyakan sembuh bertambah 15 orang. Total menjadi 2.488 orang, atau mencapai 87 persen dari kasus terkonfirmasi positif yang tercatat sebanyak 2.970 orang.

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto mengatakan, tingkat kesembuhan itu lebih tinggi dari rata-rata kesembuhan di tingkat Propinsi Jawa Timur. Untuk pasien dirawat mencapai 297 orang dan meninggal dunia 185 orang. “Saya berharap kepada semua pihak untuk mempertahankan tingkat kesembuhan ini sehingga bisa mencapai harapan,” kata Sambari.

Dia meminta kepada camat dan pemegang kebijakan tingkat bawah untuk lebih meningkatkan kewaspadaan di setiap desa, serta mencatat seluruh aktivitas warganya dan tamu yang datang khususnya dari zona merah dan zona hitam.

“Kalau perlu RT dan RW mencatat seluruh aktivitas warganya serta tamu yang datang, khususnya yang mencurigakan. Laporkan kepada kepala desa atau kepada babinsa dan babhinkamtibmas yang ada di wilayah masing-masing,” katanya.

Selain itu, Sambari meminta agar seluruh jajaran di bawahnya untuk lebih gencar membagikan masker kepada masyarakat. Berdasarkan laporan yang masuk ada puluhan orang yang melanggar protokol kesehatan di Gresik, dan terjaring operasi gabungan.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Palevi mengatakan untuk pasien terkonfirmasi positif COVID-19 pada Selasa (15/09) tercatat sebanyak 15 orang. Mereka berasal dari delapan kecamatan, masing-masing Kecamatan Driyorejo, Gresik, Bungah, Kebomas, Kedamean, Manyar, Wringinanom serta Balongpanggang.

Sedangkan, untuk 20 pasien sembuh, berasal dari delapan kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Kebomas, Menganti, Manyar, Cerme, Duduksampeyan serta Balongpanggang. “Untuk hari ini tidak ada konfirmasi pasien meninggal dunia,” imbuhnya. (fir/han)

GRESIK – Tingkat kesebuhan pasien Covid-19 di Gresik terus bertambah. Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang ditanyakan sembuh bertambah 15 orang. Total menjadi 2.488 orang, atau mencapai 87 persen dari kasus terkonfirmasi positif yang tercatat sebanyak 2.970 orang.

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto mengatakan, tingkat kesembuhan itu lebih tinggi dari rata-rata kesembuhan di tingkat Propinsi Jawa Timur. Untuk pasien dirawat mencapai 297 orang dan meninggal dunia 185 orang. “Saya berharap kepada semua pihak untuk mempertahankan tingkat kesembuhan ini sehingga bisa mencapai harapan,” kata Sambari.

Dia meminta kepada camat dan pemegang kebijakan tingkat bawah untuk lebih meningkatkan kewaspadaan di setiap desa, serta mencatat seluruh aktivitas warganya dan tamu yang datang khususnya dari zona merah dan zona hitam.

-

“Kalau perlu RT dan RW mencatat seluruh aktivitas warganya serta tamu yang datang, khususnya yang mencurigakan. Laporkan kepada kepala desa atau kepada babinsa dan babhinkamtibmas yang ada di wilayah masing-masing,” katanya.

Selain itu, Sambari meminta agar seluruh jajaran di bawahnya untuk lebih gencar membagikan masker kepada masyarakat. Berdasarkan laporan yang masuk ada puluhan orang yang melanggar protokol kesehatan di Gresik, dan terjaring operasi gabungan.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Palevi mengatakan untuk pasien terkonfirmasi positif COVID-19 pada Selasa (15/09) tercatat sebanyak 15 orang. Mereka berasal dari delapan kecamatan, masing-masing Kecamatan Driyorejo, Gresik, Bungah, Kebomas, Kedamean, Manyar, Wringinanom serta Balongpanggang.

Sedangkan, untuk 20 pasien sembuh, berasal dari delapan kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Kebomas, Menganti, Manyar, Cerme, Duduksampeyan serta Balongpanggang. “Untuk hari ini tidak ada konfirmasi pasien meninggal dunia,” imbuhnya. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/