alexametrics
27 C
Gresik
Thursday, 19 May 2022

Kian Meluas, Banjir Kali Lamong Rendam Kecamatan Cerme

GRESIK – Hari kedua banjir yang melanda di wilayah Gresik selatan makin meluas, kali ini tiga kecamatan terendam banjir luapan sungai Kali Lamong, Senin (14/12).

Hari pertama, masih dua kecamatan yang terendam air, yaitu Benjeng dan Balongpanggang. Kini, sudah bertambah satu lagi, yakni Kecamatan Cerme. Banjir meluas merendam sejumlah desa di Kecamatan Cerme, seperti Dadapkuning, Desa Lengkong, Desa Sukoanyar, Desa Ngembung dan Dungus.

Banjir kian meningkat di Kecamatan Balongpanggang. Beberapa desa yaitu Desa Ngampel, Dapet, Sekarputih, Wotansari, Tenggor, Jombangdelik, Tanahlandean, Mojogede, Banjaragung, Pucung, Karangsemanding dan Balongpanggang.

Sedangkan, Kecamatan Benjeng yaitu Desa Balongmojo, Sedapurklagen, Lundo, Deliksumber, Kedungrukem, Munggugianti, Kalipadang, Bulurejo, Sirnoboyo, Klampok, Karangan Kidul dan Kedungsekar.

Camat Benjeng Suryo Wibowo mengatakan ada enam desa yang terendam banjir hingga hari ini.  “Kondisinya alhamdulilah sekarang mulai surut,” ucap Suryo kepada awak media, Senin (14/12).

Di Kantor Kecamatan Benjeng sendiri, air masih menggenangi pendopo kecamatan di dekat pintu masuk dan Koramil Benjeng. Ruas jalan raya dan pasar Benjeng masih terendam banjir. Ketinggian air sekitar 20 centimeter. Kendaraan roda dua dan roda empat masih bisa melintas.

Sementara warga Benjeng imron,37, mengatakan akses Jalan Morowudi tidak luput tergenang air. Ketinggian air sekitar 30 centimeter. Pengendara motor terpantau nekat melintas, meski air cukup tinggi. “Sepeda motor harus dituntun,” ungkapnya.  Pemandangan pengendara roda dua mendorong sepeda motornya menjadi hal yang biasa.

Kapolsek Benjeng, AKP Lukman Hadi mengatakan banjir Benjeng mulai surut, terutama di ruas jalan raya, namun di wilayah desa masih tinggi, sekitar pinggang orang dewasa.

“Kami koordinasi dengan Kecamatan Cerme, menutup jalan di pasar Benjeng, kemudian di Metatu, namun masih ada warga yang melintas,” pungkasnya.(yud/han)

GRESIK – Hari kedua banjir yang melanda di wilayah Gresik selatan makin meluas, kali ini tiga kecamatan terendam banjir luapan sungai Kali Lamong, Senin (14/12).

Hari pertama, masih dua kecamatan yang terendam air, yaitu Benjeng dan Balongpanggang. Kini, sudah bertambah satu lagi, yakni Kecamatan Cerme. Banjir meluas merendam sejumlah desa di Kecamatan Cerme, seperti Dadapkuning, Desa Lengkong, Desa Sukoanyar, Desa Ngembung dan Dungus.

Banjir kian meningkat di Kecamatan Balongpanggang. Beberapa desa yaitu Desa Ngampel, Dapet, Sekarputih, Wotansari, Tenggor, Jombangdelik, Tanahlandean, Mojogede, Banjaragung, Pucung, Karangsemanding dan Balongpanggang.

-

Sedangkan, Kecamatan Benjeng yaitu Desa Balongmojo, Sedapurklagen, Lundo, Deliksumber, Kedungrukem, Munggugianti, Kalipadang, Bulurejo, Sirnoboyo, Klampok, Karangan Kidul dan Kedungsekar.

Camat Benjeng Suryo Wibowo mengatakan ada enam desa yang terendam banjir hingga hari ini.  “Kondisinya alhamdulilah sekarang mulai surut,” ucap Suryo kepada awak media, Senin (14/12).

Di Kantor Kecamatan Benjeng sendiri, air masih menggenangi pendopo kecamatan di dekat pintu masuk dan Koramil Benjeng. Ruas jalan raya dan pasar Benjeng masih terendam banjir. Ketinggian air sekitar 20 centimeter. Kendaraan roda dua dan roda empat masih bisa melintas.

Sementara warga Benjeng imron,37, mengatakan akses Jalan Morowudi tidak luput tergenang air. Ketinggian air sekitar 30 centimeter. Pengendara motor terpantau nekat melintas, meski air cukup tinggi. “Sepeda motor harus dituntun,” ungkapnya.  Pemandangan pengendara roda dua mendorong sepeda motornya menjadi hal yang biasa.

Kapolsek Benjeng, AKP Lukman Hadi mengatakan banjir Benjeng mulai surut, terutama di ruas jalan raya, namun di wilayah desa masih tinggi, sekitar pinggang orang dewasa.

“Kami koordinasi dengan Kecamatan Cerme, menutup jalan di pasar Benjeng, kemudian di Metatu, namun masih ada warga yang melintas,” pungkasnya.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/