alexametrics
29 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Pekan Sedekah Sampah, DLH Ajak Warga Berdonasi dengan Sampah

GRESIK – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik terus berusaha mengajak masyarakat peduli terhadap sampah. Salah satunya dengan menggelar pekan sedekah sampah (pedas). Melalui program ini, masyarakat bisa berdonasi kepada kaum duafa dengan sampah. Caranya, warga hanya perlu menyerahkan sampah di rumahnya masing-masing kepada petugas.

Kasi Pengelolaan Persampahan Gresik Umaya mengatakan seluruh warga bisa mengikuti program ini. Caranya cukup sederhana. Yakni dengan mengumpulkan sampah yang ada di rumah. Nanti komunitas kebersihan akan mengambil sampah-sampah tersebut.

“Sampah itu nantinya akan kami jual. Hasil penjualannya akan kami berikan kepada kaum duafa,” ujarnya.

Menurut dia, untuk sampah yang bisa diikutkan progam ini hanya sampah anorganik. Yakni, sampah yang masih bisa dimanfaatkan. Seperti kardus, botol mineral dan lainnya. “Yang pasti memang tanpa diolah bisa dijual,” terangnya.

Ditambahkan, pihaknya berharap partisipasi masyarakat terhadapn program ini. Sehingga, selain bisa mengurangi tumpukan sampah yang ada di rumah. Juga bisa memberikan sedikit rezeki kepad orang-orang yang membutuhkan. “Jadi kami ingin mindsite terhadap sampah. Jika selama ini sampah dianggap tidak berguna, melalui program ini sampah bisa menjadi barang yang bermanfaat,” imbuhnya. (jar/rof)

GRESIK – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik terus berusaha mengajak masyarakat peduli terhadap sampah. Salah satunya dengan menggelar pekan sedekah sampah (pedas). Melalui program ini, masyarakat bisa berdonasi kepada kaum duafa dengan sampah. Caranya, warga hanya perlu menyerahkan sampah di rumahnya masing-masing kepada petugas.

Kasi Pengelolaan Persampahan Gresik Umaya mengatakan seluruh warga bisa mengikuti program ini. Caranya cukup sederhana. Yakni dengan mengumpulkan sampah yang ada di rumah. Nanti komunitas kebersihan akan mengambil sampah-sampah tersebut.

“Sampah itu nantinya akan kami jual. Hasil penjualannya akan kami berikan kepada kaum duafa,” ujarnya.

-

Menurut dia, untuk sampah yang bisa diikutkan progam ini hanya sampah anorganik. Yakni, sampah yang masih bisa dimanfaatkan. Seperti kardus, botol mineral dan lainnya. “Yang pasti memang tanpa diolah bisa dijual,” terangnya.

Ditambahkan, pihaknya berharap partisipasi masyarakat terhadapn program ini. Sehingga, selain bisa mengurangi tumpukan sampah yang ada di rumah. Juga bisa memberikan sedikit rezeki kepad orang-orang yang membutuhkan. “Jadi kami ingin mindsite terhadap sampah. Jika selama ini sampah dianggap tidak berguna, melalui program ini sampah bisa menjadi barang yang bermanfaat,” imbuhnya. (jar/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/