alexametrics
28 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Catut Nama Bupati, Sebarkan Hoax di FB

GRESIK– Jagad dunia maya diresahkan dengan kemunculan akun facebook (FB) yang mencatut nama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pasalnya, akun tersebut membagikan sejumlah informasi yang dipastikan palsu alias hoax. Saat ini, Polres Gresik masih menelusuri pemilik akun tersebut.

Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar pun memebenarkan akun dan informasi yang beredar. “Sudah kami konfirmasi kepada pihak yang bersangkutan. Seluruhnya terkonfirmasi palsu dan modus tersebut biasa digunakan para¬† penipu dengan memanfaatkan akun pribadi kita untuk keperluan yang lain, ” ujarnya, (14/4).

Ditambahkan Eko mengungkapkan biasanya berupa phising atau suatu bentuk tindakan penipuan dengan mencuri informasi penting dengan mengarahkan korban untuk masuk ke halaman/situs palsu dengan maksud menjebak korban. Kejahatan ini kerap menyasar layanan streaming berbayar, perbankan, e-commerce, dan UMKM. Penipuan lewat phising berkedok transfer perbankan, pembobolan data pengguna e-commerce, atau penipuan layanan streaming berbayar dengan iming-iming gratis.

Bahkan, bisa berupa Account Take Over (ATO). Atau bentuk tindak penipuan pengambil alihan akun tanpa melakukan komunikasi antara korban dan pelaku, namun korban langsung merasakan dampaknya.

Lebih lanjut Perwira dengan satu melati dipundak itu mengaku bahwa hal tersebut masih didalami oleh pihak Satreskrim Polres Gresik.

“Karena sejauh ini belum ada laporan yang masuk ke kami, khususnya bagi pihak-pihak yang dirugikan secara materil atas kemunculan dan aktifitas akun tersebut. Mantan Kasat Lantas Polresta Sidoarjo itu berharap agar masyarakat lebih berhati-hati dan bijak dalam bermedia sosial,” pungkasnya. (yud/rof)

GRESIK– Jagad dunia maya diresahkan dengan kemunculan akun facebook (FB) yang mencatut nama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pasalnya, akun tersebut membagikan sejumlah informasi yang dipastikan palsu alias hoax. Saat ini, Polres Gresik masih menelusuri pemilik akun tersebut.

Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar pun memebenarkan akun dan informasi yang beredar. “Sudah kami konfirmasi kepada pihak yang bersangkutan. Seluruhnya terkonfirmasi palsu dan modus tersebut biasa digunakan para¬† penipu dengan memanfaatkan akun pribadi kita untuk keperluan yang lain, ” ujarnya, (14/4).

Ditambahkan Eko mengungkapkan biasanya berupa phising atau suatu bentuk tindakan penipuan dengan mencuri informasi penting dengan mengarahkan korban untuk masuk ke halaman/situs palsu dengan maksud menjebak korban. Kejahatan ini kerap menyasar layanan streaming berbayar, perbankan, e-commerce, dan UMKM. Penipuan lewat phising berkedok transfer perbankan, pembobolan data pengguna e-commerce, atau penipuan layanan streaming berbayar dengan iming-iming gratis.

-

Bahkan, bisa berupa Account Take Over (ATO). Atau bentuk tindak penipuan pengambil alihan akun tanpa melakukan komunikasi antara korban dan pelaku, namun korban langsung merasakan dampaknya.

Lebih lanjut Perwira dengan satu melati dipundak itu mengaku bahwa hal tersebut masih didalami oleh pihak Satreskrim Polres Gresik.

“Karena sejauh ini belum ada laporan yang masuk ke kami, khususnya bagi pihak-pihak yang dirugikan secara materil atas kemunculan dan aktifitas akun tersebut. Mantan Kasat Lantas Polresta Sidoarjo itu berharap agar masyarakat lebih berhati-hati dan bijak dalam bermedia sosial,” pungkasnya. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/