alexametrics
29 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Kasus Jalan Rusak Berlanjut, Warga Ancam Tutup Akses Kendaraan

GRESIK – Kasus jalan rusak di Dusun Pidodo Desa Sumput Kecamatan Driyorejo berlanjut. Warga geram karena milik PT Top Silver Deck masih melakukan aktivitas meski kondisi jalan kian rusak.

Ironisnya, pihak perusahaan seakan tidak mau peduli dengan keadaan lingkungan. Kendaraan trailer milik perusahan masih berjalan. Bahkan, manajemen PT Top Silver Deck tidak hadir dalam undangan rapat bersama 63 warga Dusun Pidodo RT 01 RW 05, Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo di kantor Balai Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Sabtu (13/2).

Ketua RT 01 RW 05 di Dusun Pidodo, Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo Rokim menuturkan rapat bersama warga sudah menghasilkan keputusan apa bila  PT Top Silver Deck tidak mau membangun jalan Dusun kami yang rusak tersebut.  Maka warga Dusun Pidodo mengancam akan menutup akses jalan di Dusun Pidodo arah ke Samben Wetan yang dilewati  perusahaan tersebut.

“Warga akan melakukan penutupan jalan apabila perusahaan tersebut yang berjanji di depan Pak Camat  Driyorejo dan Pak kepala Desa Sumput. Pihak perusahaan harus memberikan jawaban Selasa atau hari Senin, tanggal  15 atau 16 Februari 2021, ” ujarnya, Minggu (14/2). Atau warga meminta perusaaan untuk membayar 50 persen untuk perbaikan papingisasi Jalan Dusun Pidodo. ” Warga siap mematok atau menutup jalan tersebut untuk kendaraan perusahaan PT Silver Deack agar tidak bisa melintas, “ungkapnya.

Sementara saat di konfirmasi Radar Gresik untuk kedua kalinya pihak Perusahaan PT Top Silver Deck melalui pesan dan sambungan telpon Whats up di no HRD Sukar belum memberikan jawaban.  Perlu diketahui dari pemberitaan sebelumnya warga Dusun pidodo RT 01 RW 05, Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo memprotes kendaraan truk trailer dengan tonase tinggi di duga milik sebuah pabrik yang berlokasikan di Dusun Pidodo, Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo. Warga menilai truk-truk tersebut menjadi penyebab kondisi jalan di wilayah itu rusak sepanjang 300 meter. (yud/han)

GRESIK – Kasus jalan rusak di Dusun Pidodo Desa Sumput Kecamatan Driyorejo berlanjut. Warga geram karena milik PT Top Silver Deck masih melakukan aktivitas meski kondisi jalan kian rusak.

Ironisnya, pihak perusahaan seakan tidak mau peduli dengan keadaan lingkungan. Kendaraan trailer milik perusahan masih berjalan. Bahkan, manajemen PT Top Silver Deck tidak hadir dalam undangan rapat bersama 63 warga Dusun Pidodo RT 01 RW 05, Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo di kantor Balai Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Sabtu (13/2).

Ketua RT 01 RW 05 di Dusun Pidodo, Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo Rokim menuturkan rapat bersama warga sudah menghasilkan keputusan apa bila  PT Top Silver Deck tidak mau membangun jalan Dusun kami yang rusak tersebut.  Maka warga Dusun Pidodo mengancam akan menutup akses jalan di Dusun Pidodo arah ke Samben Wetan yang dilewati  perusahaan tersebut.

-

“Warga akan melakukan penutupan jalan apabila perusahaan tersebut yang berjanji di depan Pak Camat  Driyorejo dan Pak kepala Desa Sumput. Pihak perusahaan harus memberikan jawaban Selasa atau hari Senin, tanggal  15 atau 16 Februari 2021, ” ujarnya, Minggu (14/2). Atau warga meminta perusaaan untuk membayar 50 persen untuk perbaikan papingisasi Jalan Dusun Pidodo. ” Warga siap mematok atau menutup jalan tersebut untuk kendaraan perusahaan PT Silver Deack agar tidak bisa melintas, “ungkapnya.

Sementara saat di konfirmasi Radar Gresik untuk kedua kalinya pihak Perusahaan PT Top Silver Deck melalui pesan dan sambungan telpon Whats up di no HRD Sukar belum memberikan jawaban.  Perlu diketahui dari pemberitaan sebelumnya warga Dusun pidodo RT 01 RW 05, Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo memprotes kendaraan truk trailer dengan tonase tinggi di duga milik sebuah pabrik yang berlokasikan di Dusun Pidodo, Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo. Warga menilai truk-truk tersebut menjadi penyebab kondisi jalan di wilayah itu rusak sepanjang 300 meter. (yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/