alexametrics
32 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Atasi Kelangkaan Oksigen, Wagub Kunjungi Produsen

GRESIK – Kebutuhan akan oksigen medis turut meningkat di tengah tingginya kasus Covid-19 di Jawa Timur. Pemerintah pun segera merespon cepat dalam memetakan sumber-sumber produsen oksigen serta melakukan pengecekan langsung guna memastikan ketersediaan oksigen yang mencukupi.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan tinjauan ke salah satu pabrik produsen oksigen yakni PT Linde Indonesia Gresik Plant, Gresik, Senin (12/07/2021). Emil ingin memastikan kelancaran produksi oksigen dari PT Linde Indonesia Gresik Plant itu sendiri guna dapat memenuhi pasokan oksigen yang dibutuhkan rumah sakit di Jawa Timur.

“Ya kami kesini atas arahan Ibu Gubernur kemarin, Ibu Gubernur sudah mengunjungi dua pabrik oksigen di Gresik ini yaitu Air Product sama Samator, hari ini juga ibu meninjau ketersediaan fasilitas di Madiun dan kami di tugasi untuk meninjau Linde,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pihak produsen oksigen telah mengalokasikan sebanyak 75 ton untuk dua minggu. Serta menambahkan 50 ton per minggunya dalam pemenuhan kebutuhan medis yang ada di Jawa Timur.

“Alhamdulillah atas dukungan dari BUMN, kemudian juga melalui PT Smelting, yang tadinya alokasi untuk industri sebagian dialokasikan untuk kebutuhan medis, kita harapkan ini bisa menolong situasi sekarang,” katanya.

Saat ini Pemprov Jatim tengah membentuk Satgas Oksigen yang akan membantu mendistribusikan pasokan oksigen dan memetakan skala prioritas kebutuhan oksigen rumah sakit di Jatim serta berkoordinasi dengan perwakilan dari ekosistem BUMN.

“Nanti Ibu Gubernur setelah membentuk satgas oksigen akan berkoordinasi dengan perwakilan dari ekosistem BUMN dan bisa masuk Smelting yang kemudian bisa mengalokasikan dengan setepat tepatnya,” kata Emil.

Senada dengan apa yang diutarakan Emil, Ketua Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Jatim, Arif Afandi mengatakan Kagama Jatim akan bekerjasama dengan Satgas BUMN guna membantu dalam proses pendistribusian oksigen untuk rumah sakit.

“Kalau rumah sakit besar bisa langsung dikirim liquidnya karena disana sudah punya alat untuk menjadikan gas oksigen itu, tapi kan yang kecil-kecil tidak punya, padahal kebutuhannya besar, maka dari itu Kagama Jatim bekerjasama dengan Satgas BUMN yang dipelopori oleh Petrokimia Gresik agar kita akan melakukan itu untuk memasok pengisian gas oksigen untuk rumah sakit,” jelas Arif.

Sementara itu, General Manager PT Linde Indonesia Gresik Plant, Agus Salim mengatakan kunjungan dari pihak pemerintah merupakan wujud apresiasi bagi PT. Linde Indonesia Gresik Plant.

“Terimakasih atas kunjungannya pak wagub, ini apresiasi kepada kami semua, ini salah satu daripada kebanggaan kami bisa mensupport kemanusiaan,” ucapnya.

Ia pun menambahkan bahwa PT Linde Indonesia Gresik Plant mensupport operasional dari PT Smelting. “Kami mensupport operasional PT Smelting dan oksigen ini dimiliki oleh PT Smelting, mereka mensupport untuk kebutuhan medis juga sehingga menurunkan konsumsi dari kami dan disupplykan 50 ton untuk kebutuhan medis,” imbuhnya. (jar/rof)

GRESIK – Kebutuhan akan oksigen medis turut meningkat di tengah tingginya kasus Covid-19 di Jawa Timur. Pemerintah pun segera merespon cepat dalam memetakan sumber-sumber produsen oksigen serta melakukan pengecekan langsung guna memastikan ketersediaan oksigen yang mencukupi.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan tinjauan ke salah satu pabrik produsen oksigen yakni PT Linde Indonesia Gresik Plant, Gresik, Senin (12/07/2021). Emil ingin memastikan kelancaran produksi oksigen dari PT Linde Indonesia Gresik Plant itu sendiri guna dapat memenuhi pasokan oksigen yang dibutuhkan rumah sakit di Jawa Timur.

“Ya kami kesini atas arahan Ibu Gubernur kemarin, Ibu Gubernur sudah mengunjungi dua pabrik oksigen di Gresik ini yaitu Air Product sama Samator, hari ini juga ibu meninjau ketersediaan fasilitas di Madiun dan kami di tugasi untuk meninjau Linde,” ujarnya.

-

Ia mengatakan bahwa pihak produsen oksigen telah mengalokasikan sebanyak 75 ton untuk dua minggu. Serta menambahkan 50 ton per minggunya dalam pemenuhan kebutuhan medis yang ada di Jawa Timur.

“Alhamdulillah atas dukungan dari BUMN, kemudian juga melalui PT Smelting, yang tadinya alokasi untuk industri sebagian dialokasikan untuk kebutuhan medis, kita harapkan ini bisa menolong situasi sekarang,” katanya.

Saat ini Pemprov Jatim tengah membentuk Satgas Oksigen yang akan membantu mendistribusikan pasokan oksigen dan memetakan skala prioritas kebutuhan oksigen rumah sakit di Jatim serta berkoordinasi dengan perwakilan dari ekosistem BUMN.

“Nanti Ibu Gubernur setelah membentuk satgas oksigen akan berkoordinasi dengan perwakilan dari ekosistem BUMN dan bisa masuk Smelting yang kemudian bisa mengalokasikan dengan setepat tepatnya,” kata Emil.

Senada dengan apa yang diutarakan Emil, Ketua Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Jatim, Arif Afandi mengatakan Kagama Jatim akan bekerjasama dengan Satgas BUMN guna membantu dalam proses pendistribusian oksigen untuk rumah sakit.

“Kalau rumah sakit besar bisa langsung dikirim liquidnya karena disana sudah punya alat untuk menjadikan gas oksigen itu, tapi kan yang kecil-kecil tidak punya, padahal kebutuhannya besar, maka dari itu Kagama Jatim bekerjasama dengan Satgas BUMN yang dipelopori oleh Petrokimia Gresik agar kita akan melakukan itu untuk memasok pengisian gas oksigen untuk rumah sakit,” jelas Arif.

Sementara itu, General Manager PT Linde Indonesia Gresik Plant, Agus Salim mengatakan kunjungan dari pihak pemerintah merupakan wujud apresiasi bagi PT. Linde Indonesia Gresik Plant.

“Terimakasih atas kunjungannya pak wagub, ini apresiasi kepada kami semua, ini salah satu daripada kebanggaan kami bisa mensupport kemanusiaan,” ucapnya.

Ia pun menambahkan bahwa PT Linde Indonesia Gresik Plant mensupport operasional dari PT Smelting. “Kami mensupport operasional PT Smelting dan oksigen ini dimiliki oleh PT Smelting, mereka mensupport untuk kebutuhan medis juga sehingga menurunkan konsumsi dari kami dan disupplykan 50 ton untuk kebutuhan medis,” imbuhnya. (jar/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/