alexametrics
25 C
Gresik
Friday, 28 January 2022

PPKM, Dinkes Siapkan Lima Ribu Rapid Test Bagi Pelanggar Prokes

GREESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik memastikan jumlah rapid tes antigen masih mencukupi selama berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Total ada lima ribu rapid tes antigen yang disiapkan.

HAL ini seperti yang disampaikan Kepala Dinkes Gresik, drg. Saifuddin Ghozali. Menurut dia, bagi pelanggan protokol kesehatan (prokes) bakal langsung dirapid tes. Jumlahnya sangat cukup.

“Kami sudah siapkan 5 ribu rapid test antigen dan sekaligus tenaga kesehatan. Alat ini bisa mendeteksi hingga 90 persen akurasinya dan mereka yang positif akan langsung kita lakukan isolasi,”kata Ghozali.

Sementara itu, Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto mengatakan, selama PPKM pihaknya akan terus melakukan operasi gabungan berskala besar. Dengan dibantu dari TNI, Polres, Satpol PP dan tim tenaga kesehatan. “Kami akan langsung melakukan rapid test antigen ke melanggar protokol Kesehatan (prokes),”ujar Arief.

Menurut dia, pelanggar itu tidak lain mereka yang sengaja tidak menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah. “Penegakan hukum ini bertujuan memberikan efek jera terhadap masyarakat yang tidak disiplin. Sasarannya nanti mereka yang berkerumun pada  jam malam yang ditentukan,”tambah dia.

Operasi yustisi merupakan momen bagus untuk menekan sekaligus memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). “Kami berharap masyarakat terus mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan,”ungkapnya. (jar/rof)

GREESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik memastikan jumlah rapid tes antigen masih mencukupi selama berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Total ada lima ribu rapid tes antigen yang disiapkan.

HAL ini seperti yang disampaikan Kepala Dinkes Gresik, drg. Saifuddin Ghozali. Menurut dia, bagi pelanggan protokol kesehatan (prokes) bakal langsung dirapid tes. Jumlahnya sangat cukup.

“Kami sudah siapkan 5 ribu rapid test antigen dan sekaligus tenaga kesehatan. Alat ini bisa mendeteksi hingga 90 persen akurasinya dan mereka yang positif akan langsung kita lakukan isolasi,”kata Ghozali.

-

Sementara itu, Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto mengatakan, selama PPKM pihaknya akan terus melakukan operasi gabungan berskala besar. Dengan dibantu dari TNI, Polres, Satpol PP dan tim tenaga kesehatan. “Kami akan langsung melakukan rapid test antigen ke melanggar protokol Kesehatan (prokes),”ujar Arief.

Menurut dia, pelanggar itu tidak lain mereka yang sengaja tidak menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah. “Penegakan hukum ini bertujuan memberikan efek jera terhadap masyarakat yang tidak disiplin. Sasarannya nanti mereka yang berkerumun pada  jam malam yang ditentukan,”tambah dia.

Operasi yustisi merupakan momen bagus untuk menekan sekaligus memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). “Kami berharap masyarakat terus mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan,”ungkapnya. (jar/rof)

Most Read

Berita Terbaru