alexametrics
32 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Perang Peredaran Rokok Polos, Bea Cukai Gresik Obok-obok Pasar Cerme

GRESIK – Perang terhadap peredaran rokok polos atau peredaran barang ilegal terus digelar di Gresik. Kali ini giliran pasar Cerme yang diobok-obok oleh petugas penyidikan dan penindakan (P2) Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Gresik.

Dalam kegiatan itu, petugas P2 Bea Cukai Gresik menyisir ratusan lapak yang dicurigai menjual rokok polos. Dalam operasi pasar (Opsar) rutin ini sendiri KPPBC Gresik melibatkan unsur Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Gresik.

Kepala Bea Cukai Gresik, Bier Budi Kismuljanto mengungkapkan, meski dalam opsar, pihaknya belum menemukan rokok polos. Namun, kegiatan ini menjadi bentuk komitmen Bea Cukai Gresik untuk menekan aktivitas yang merugikan negara tersebut.

“Opsar dipasar Cerme kami tidak mendapatkan adanya rokok polos. Meski demikian pengawasan tetap akan kami tingkatkan karena di Gresik peredaran rokok polos masih banyak,” kata Bier Budi.

Dia menjelaskan, kegiatan penyisiran rokok polos menggunakan alat sinar uv maupun ditinjau secara kasat mata. Selain itu, petugas juga menyosisalisaikan kepada para pedagang untuk tidak menjual maupun menerima titipan rokok ilegal. “Operasi yang akan berjalan selama sebulan kedepan, diharapkan dapat meminimalisir peredaran rokok ilegal khususnya di daerah Gresik,” imbuhnya.

Dijelaskan, gempur rokok ilegal yang adalah program Bea Cukai untuk memerangi peredaran rokok ilegal sehingga penerimaan negara dapat diamankan, dan agar tercipta persaingan yang sehat antar perusahaan produsen rokok.

“Bea Cukai Gresik telah menjalankan program gempur rokok ilegal bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja Gresik seperti melakukan sosialisasi pada pedagang ataupun masyarakat, operasi pasar bersama, dan pengumpulan informasi untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (fir/han)

GRESIK – Perang terhadap peredaran rokok polos atau peredaran barang ilegal terus digelar di Gresik. Kali ini giliran pasar Cerme yang diobok-obok oleh petugas penyidikan dan penindakan (P2) Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Gresik.

Dalam kegiatan itu, petugas P2 Bea Cukai Gresik menyisir ratusan lapak yang dicurigai menjual rokok polos. Dalam operasi pasar (Opsar) rutin ini sendiri KPPBC Gresik melibatkan unsur Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Gresik.

Kepala Bea Cukai Gresik, Bier Budi Kismuljanto mengungkapkan, meski dalam opsar, pihaknya belum menemukan rokok polos. Namun, kegiatan ini menjadi bentuk komitmen Bea Cukai Gresik untuk menekan aktivitas yang merugikan negara tersebut.

-

“Opsar dipasar Cerme kami tidak mendapatkan adanya rokok polos. Meski demikian pengawasan tetap akan kami tingkatkan karena di Gresik peredaran rokok polos masih banyak,” kata Bier Budi.

Dia menjelaskan, kegiatan penyisiran rokok polos menggunakan alat sinar uv maupun ditinjau secara kasat mata. Selain itu, petugas juga menyosisalisaikan kepada para pedagang untuk tidak menjual maupun menerima titipan rokok ilegal. “Operasi yang akan berjalan selama sebulan kedepan, diharapkan dapat meminimalisir peredaran rokok ilegal khususnya di daerah Gresik,” imbuhnya.

Dijelaskan, gempur rokok ilegal yang adalah program Bea Cukai untuk memerangi peredaran rokok ilegal sehingga penerimaan negara dapat diamankan, dan agar tercipta persaingan yang sehat antar perusahaan produsen rokok.

“Bea Cukai Gresik telah menjalankan program gempur rokok ilegal bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja Gresik seperti melakukan sosialisasi pada pedagang ataupun masyarakat, operasi pasar bersama, dan pengumpulan informasi untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/