alexametrics
24 C
Gresik
Sunday, 22 May 2022

BPJamsostek Gresik Siap Salurkan Bantuan Bagi Pekerja

GRESIK– Pemerintah menjalankan program subsidi atau bantuan Rp 600 ribu, bagi karyawan swasta dengan upah di bawah Rp 5 juta per bulan. Penyalurannya dimulai pada September 2020. Kepala BPJamsostek Cabang Gresik, Ahmad Fauzie Usman mengatakan, pihaknya saat ini telah melaksanakan Program Subsidi Gaji Rp 600 ribu bagi peserta aktif BPJamsostek untuk membantu pemulihan ekonomi.

“Kami sudah memberikan data peserta aktif, mengumpulkan data nomor rekening dan nomer handphone peserta tersebut via HRD (perusahaan pemberi kerja),” kata dia.

Dikataan, skema subsidi gaji BPJamsostek Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan atau total Rp 2,4 juta ini akan diberikan setiap dua bulan sekali. Dengan begitu, dalam satu kali pencairan, pekerja akan menerima uang subsidi sebesar Rp 1,2 juta

“Syarat untuk mendapatkan insentif  Rp 600 ribu ini, yakni terdaftar aktif sebagai peserta BP Jamsostek peserta tidak pernah menunggak iuran dan bukan pegawai BUMN dan BUMN, serta bukan PNS,” imbuhnya.

Meski pendataan dilakukan BP Jamsostek, data karyawan swasta penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) tersebut akan diverifikasi pemerintah agar benar-benar tepat sasaran. Sementara itu, pengumpulan data nomor rekening dan nomer handphone peserta aktif BP Jamsostek paling lambat Jumat besok.

“Semua kami laporkan, murni tidak ada yang dipilih dan untuk realisasinya pemerintah pusat yang mengaturnya. Diharapkan pemberi kerja (perusahaan) dan tenaga kerja ikut proaktif menyampaikan data nomor rekening dimaksud sesuai skema dan kriteria pemerintah,” tandasnya.

Di tempat Sama, Deputi Direktur BP Jamsostek Kantor Wilayah Jawa Timur, Dodo Suharto menuturkan, pihaknya sudah menyetorkan 290 ribu data upah tenaga kerja dibawah Rp 5 juta. “Agustus ini kami targetkan bisa selesai,” imbuhnya.

Sementara itu, bantuan subsidi pekerja Rp 600 ribu ini secara nasional akan diterima oleh sekitar 15,7 juta peserta aktif BP Jamsostek.

“Total dana yang disalurkan Rp 37,7 triliun dengan pola pencairan sebanyak 4 bulan dengan besaran Rp 600 ribu perbulan. Sehingga secara total perorang akan menerima Rp 2,4 juta” pungkanya. (fir/han)

GRESIK– Pemerintah menjalankan program subsidi atau bantuan Rp 600 ribu, bagi karyawan swasta dengan upah di bawah Rp 5 juta per bulan. Penyalurannya dimulai pada September 2020. Kepala BPJamsostek Cabang Gresik, Ahmad Fauzie Usman mengatakan, pihaknya saat ini telah melaksanakan Program Subsidi Gaji Rp 600 ribu bagi peserta aktif BPJamsostek untuk membantu pemulihan ekonomi.

“Kami sudah memberikan data peserta aktif, mengumpulkan data nomor rekening dan nomer handphone peserta tersebut via HRD (perusahaan pemberi kerja),” kata dia.

Dikataan, skema subsidi gaji BPJamsostek Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan atau total Rp 2,4 juta ini akan diberikan setiap dua bulan sekali. Dengan begitu, dalam satu kali pencairan, pekerja akan menerima uang subsidi sebesar Rp 1,2 juta

-

“Syarat untuk mendapatkan insentif  Rp 600 ribu ini, yakni terdaftar aktif sebagai peserta BP Jamsostek peserta tidak pernah menunggak iuran dan bukan pegawai BUMN dan BUMN, serta bukan PNS,” imbuhnya.

Meski pendataan dilakukan BP Jamsostek, data karyawan swasta penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) tersebut akan diverifikasi pemerintah agar benar-benar tepat sasaran. Sementara itu, pengumpulan data nomor rekening dan nomer handphone peserta aktif BP Jamsostek paling lambat Jumat besok.

“Semua kami laporkan, murni tidak ada yang dipilih dan untuk realisasinya pemerintah pusat yang mengaturnya. Diharapkan pemberi kerja (perusahaan) dan tenaga kerja ikut proaktif menyampaikan data nomor rekening dimaksud sesuai skema dan kriteria pemerintah,” tandasnya.

Di tempat Sama, Deputi Direktur BP Jamsostek Kantor Wilayah Jawa Timur, Dodo Suharto menuturkan, pihaknya sudah menyetorkan 290 ribu data upah tenaga kerja dibawah Rp 5 juta. “Agustus ini kami targetkan bisa selesai,” imbuhnya.

Sementara itu, bantuan subsidi pekerja Rp 600 ribu ini secara nasional akan diterima oleh sekitar 15,7 juta peserta aktif BP Jamsostek.

“Total dana yang disalurkan Rp 37,7 triliun dengan pola pencairan sebanyak 4 bulan dengan besaran Rp 600 ribu perbulan. Sehingga secara total perorang akan menerima Rp 2,4 juta” pungkanya. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/