alexametrics
26 C
Gresik
Monday, 3 October 2022

Pasar Krempyeng Dilelang Bank, Pedagang Minta Respon Pemkab Gresik

GRESIK – Kabar mengejutkan datang dari PT Multi Sarana Plaza selaku pengelola Pasar Krempyeng Gresik. Kini mereka dikabarkan kolaps dan gagal bayar utang kepada salah satu Bank Plat Merah. Alhasil, kini aset yang diagungkan berupa lahan pasar seluas 1,5 hektar itu tengah menghadapi putusan lelang.

Informasi yang bersumber dari pedagang menyebutkan, pengelola pasar gagal membayar utang kepada salah satu bank milik negara lebih dari Rp 30 miliar. Bahkan pihak bank juga sempat memasang papan yang berisikan informasi kredit macet di depan pasar meskipun belakangan papan tersebut dilepas seseorang.

Syaiful, 65, pedagang sayur dan bumbu dapur yang menempati stand Blok C mengaku dirinya dan para pedagang sebenarnya sudah tahu apabila pengelola pasar mengalami gagal bayar kepada salah satu bank BUMN di Gresik. Namun selama tidak ada perintah mengosongkan stand, maka penjual akan tetap berjualan.

“Informasi itu saya dengar sejak awal tahun. Namun untuk detailnya saya tidak tahu. Kami  ini pedagang manut saja,” ujarnya.

GRESIK – Kabar mengejutkan datang dari PT Multi Sarana Plaza selaku pengelola Pasar Krempyeng Gresik. Kini mereka dikabarkan kolaps dan gagal bayar utang kepada salah satu Bank Plat Merah. Alhasil, kini aset yang diagungkan berupa lahan pasar seluas 1,5 hektar itu tengah menghadapi putusan lelang.

Informasi yang bersumber dari pedagang menyebutkan, pengelola pasar gagal membayar utang kepada salah satu bank milik negara lebih dari Rp 30 miliar. Bahkan pihak bank juga sempat memasang papan yang berisikan informasi kredit macet di depan pasar meskipun belakangan papan tersebut dilepas seseorang.

Syaiful, 65, pedagang sayur dan bumbu dapur yang menempati stand Blok C mengaku dirinya dan para pedagang sebenarnya sudah tahu apabila pengelola pasar mengalami gagal bayar kepada salah satu bank BUMN di Gresik. Namun selama tidak ada perintah mengosongkan stand, maka penjual akan tetap berjualan.

-

“Informasi itu saya dengar sejak awal tahun. Namun untuk detailnya saya tidak tahu. Kami  ini pedagang manut saja,” ujarnya.

Most Read

Berita Terbaru

/