alexametrics
29 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Gapura Makam Rusak, Tiga Instansi Saling Lempar Tanggung Jawab

GRESIK– Gapura menuju tempat makam Syech Maulana Malik Ibrahim rusak pada bagian atapnya. Atap gapura tidak ada genting, rangka atap bergelantungan dan membahayakan penguna jalan.

Salah satu pengguna jalan, Ismail Hamdi mengatakan, gapura itu makin bahaya ketika angin kencang. “Takut, apalagi sekarang musim hujan. Takutnya ketika lewat seng atau benda jatuh dan berbahaya bagi pengguna, “kata Ismail. Pihaknya berharap dinas terkait segera memperbaikinya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gresik, Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, pemeliharaan gapura tersebut bukan ke Disparbud Gresik.

“Tugasnya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Gresik, nanti akan kami bicarakan dengan Dispora dan PUTR Gresik,” jelasnya.

Begitupula dengan Kepala PUTR Gresik, Gunawan Setijadi yang menolak tanggung jawab perbaikan gapura tersebut. “Pemeliharaan bukan pada kami tapi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik,” tolaknya.

Begitupula dengan Kepala DLH Gresik, Mokh Najikh yang menolak tanggung jawab perbaikan gapura baik dari Dinas PUTR maupun disbudpar. “Kalau DLH urusan lingkungan hidup dan pengelolaan pertanaman. Coba langsung tanyakan ke disparbud, kami tidak ikut-ikut”ungkap dia saat dihubungi kemarin. (jar/han)

GRESIK– Gapura menuju tempat makam Syech Maulana Malik Ibrahim rusak pada bagian atapnya. Atap gapura tidak ada genting, rangka atap bergelantungan dan membahayakan penguna jalan.

Salah satu pengguna jalan, Ismail Hamdi mengatakan, gapura itu makin bahaya ketika angin kencang. “Takut, apalagi sekarang musim hujan. Takutnya ketika lewat seng atau benda jatuh dan berbahaya bagi pengguna, “kata Ismail. Pihaknya berharap dinas terkait segera memperbaikinya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gresik, Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, pemeliharaan gapura tersebut bukan ke Disparbud Gresik.

-

“Tugasnya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Gresik, nanti akan kami bicarakan dengan Dispora dan PUTR Gresik,” jelasnya.

Begitupula dengan Kepala PUTR Gresik, Gunawan Setijadi yang menolak tanggung jawab perbaikan gapura tersebut. “Pemeliharaan bukan pada kami tapi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik,” tolaknya.

Begitupula dengan Kepala DLH Gresik, Mokh Najikh yang menolak tanggung jawab perbaikan gapura baik dari Dinas PUTR maupun disbudpar. “Kalau DLH urusan lingkungan hidup dan pengelolaan pertanaman. Coba langsung tanyakan ke disparbud, kami tidak ikut-ikut”ungkap dia saat dihubungi kemarin. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/