alexametrics
26 C
Gresik
Monday, 3 October 2022

Ujaran Kebencian Munculkan Perpecahan, Mari Kembali ke Pancasila

GRESIK – Serangan media sosial juga memunculkan banyak ujaran kebencian yang mempunyai potensi untuk menimbulkan perpecahan. Oleh karena itu, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika harus digenggam erat demi mempertahankan persatuan.

Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Ridwan mengatakan, dalam mewujdukan cita-cita perjuangan Bangsa Indonesia, maka harus memperkokoh persatuan dan kesatuan khususunya masyarakat Gresik. ”Pancasila adalah ideologi negara kita, maka harus ditanamkan di jiwa. Banyak nilai-nilai Pancasila yang sudah ditinggalkan, seperti menghargai orang lain hingga persatuan dan persatuan,” kata Mujid Ridwan saat kegiatan Forum Masyarakat Gresik Pecinta Keberagaman (Formagam) di GBI, kemarin.

Ketua Formagam, Djoko Pratomo melihat nilai-nilai kebersamaan di dalam masyarakat Gresik digoda oleh krisis dan persoalan-persoalan terkait hal-hal yang menyangkut nilai-nilai nasionalisme dan nilai-nilai kebhinekaan yang mulai memudar.  “Melalui kegiatan keberagaman yang dipersatukan dan bersama inilah kita ingin memperkokoh kembali nilai-nilai kebersamaan yang sudah menjadi nilai luhur bangsa Indonesia sejak dulu,” terang Djoko.

Djoko Pratomo berharap Formagam dapat hadir untuk memperkuat kebersamaan dalam menghadapi masa pemulihan setelah pandemi. Selain itu, peran di dalam segala sendi kehidupan masyarakat juga akan lebih ditingkatkan. “Itu bagian untuk pemulihan kan itu tidak serta-merta semua harus tertangani, tapi hal-hal kecil yang kita mulai bisa kita tangani tapi terus-menerus dan konsisten dan komitmen.” (syd/roz/han)

GRESIK – Serangan media sosial juga memunculkan banyak ujaran kebencian yang mempunyai potensi untuk menimbulkan perpecahan. Oleh karena itu, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika harus digenggam erat demi mempertahankan persatuan.

Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Ridwan mengatakan, dalam mewujdukan cita-cita perjuangan Bangsa Indonesia, maka harus memperkokoh persatuan dan kesatuan khususunya masyarakat Gresik. ”Pancasila adalah ideologi negara kita, maka harus ditanamkan di jiwa. Banyak nilai-nilai Pancasila yang sudah ditinggalkan, seperti menghargai orang lain hingga persatuan dan persatuan,” kata Mujid Ridwan saat kegiatan Forum Masyarakat Gresik Pecinta Keberagaman (Formagam) di GBI, kemarin.

Ketua Formagam, Djoko Pratomo melihat nilai-nilai kebersamaan di dalam masyarakat Gresik digoda oleh krisis dan persoalan-persoalan terkait hal-hal yang menyangkut nilai-nilai nasionalisme dan nilai-nilai kebhinekaan yang mulai memudar.  “Melalui kegiatan keberagaman yang dipersatukan dan bersama inilah kita ingin memperkokoh kembali nilai-nilai kebersamaan yang sudah menjadi nilai luhur bangsa Indonesia sejak dulu,” terang Djoko.

-

Djoko Pratomo berharap Formagam dapat hadir untuk memperkuat kebersamaan dalam menghadapi masa pemulihan setelah pandemi. Selain itu, peran di dalam segala sendi kehidupan masyarakat juga akan lebih ditingkatkan. “Itu bagian untuk pemulihan kan itu tidak serta-merta semua harus tertangani, tapi hal-hal kecil yang kita mulai bisa kita tangani tapi terus-menerus dan konsisten dan komitmen.” (syd/roz/han)

Most Read

Berita Terbaru

/