alexametrics
27 C
Gresik
Thursday, 19 May 2022

Limbah RS Lapangan Gejos Dimusnahkan di Mojokerto

GRESIK – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik, berupaya untuk mencegah penyebaran  virus Covid-19 melalui limbah rumah sakit lapangan Gjos. Salah satunya, dengan langsung memusnahkan limbah tersebut di tempat pembuangan limbah yang ada di Mojokerto.

Kepala DLH Gresik, Mokh. Najikh mengatakan sampah medis dari RS lapangan Gjos langsung di bawah ke Mojokerto untuk dimusnahkan. Karena di Mojokerto sudah ada izin dari Kementerian Lingkungan Hidup. “Khusus limbah medis dari RS lapangan Gjos langsung dibawah ke Mojokerto untuk dimusnahkan di sana,”kata Najikh.

Menurut Najikh, anggaran sampah diambil dari dana darurat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar 160 juta.  Selain itu anggaran untuk mengangkut sampah medis sebesar 8300 kilogram sampai bulan Juli akhir dan sudah terpakai 6301 ton. “Mudah – mudahan sampai akhir bulan Agustus ini bisa cukup,”terang dia.

Lebih lanjut, pihaknya untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gresik yang sudah overload. Sedangkan untuk di Belahanrejo, Kecamatan Kedamean Gresik seluas 1,5 hektar masih kurang untuk menampung sampah di Gresik. “Untuk saat ini masih mencari alternatif tempat pembuangan sampah dan maksimal 5 hektar baru maksimal,”ungkap dia. (jar/rof)

GRESIK – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik, berupaya untuk mencegah penyebaran  virus Covid-19 melalui limbah rumah sakit lapangan Gjos. Salah satunya, dengan langsung memusnahkan limbah tersebut di tempat pembuangan limbah yang ada di Mojokerto.

Kepala DLH Gresik, Mokh. Najikh mengatakan sampah medis dari RS lapangan Gjos langsung di bawah ke Mojokerto untuk dimusnahkan. Karena di Mojokerto sudah ada izin dari Kementerian Lingkungan Hidup. “Khusus limbah medis dari RS lapangan Gjos langsung dibawah ke Mojokerto untuk dimusnahkan di sana,”kata Najikh.

Menurut Najikh, anggaran sampah diambil dari dana darurat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar 160 juta.  Selain itu anggaran untuk mengangkut sampah medis sebesar 8300 kilogram sampai bulan Juli akhir dan sudah terpakai 6301 ton. “Mudah – mudahan sampai akhir bulan Agustus ini bisa cukup,”terang dia.

-

Lebih lanjut, pihaknya untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gresik yang sudah overload. Sedangkan untuk di Belahanrejo, Kecamatan Kedamean Gresik seluas 1,5 hektar masih kurang untuk menampung sampah di Gresik. “Untuk saat ini masih mencari alternatif tempat pembuangan sampah dan maksimal 5 hektar baru maksimal,”ungkap dia. (jar/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/