alexametrics
28 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Kapolres Minta Polisi Tegakkan Prokes, Jangan Main TikTok

GRESIK – Kasus Covid-19 terus naik dalam beberapa hari terakhir terus mengalami kenaikan. Dinas Kesehatan (dinkes) Gresik mencatat, pekan lalu sehari 15 kasus kasus Covid19 dilaporkan. Kini, jumlah pasien mencapai 250 kasus.

Dengan tingginya kasus Covid, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis meminta seluruh jajarannya untuk memberikan contoh ke masyarakat untuk taat protokol kesehatan.

“Sesuai dengan atensi pimpinan Kapolri dan Kapolda jangan bermain media sosial, termasuk TikTok. Kami terus memantau anggota yang berprestasi dan akan diberi penghargaan, yang melanggar akan ditindak sesuai pelanggaran,” kata Aziz kepada anggotanya.

Kegiatan apel juga dihadiri Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar, para PJU, Kapolsek jajaran Polres Gresik, para perwira staf, para KBO dan para Kasi Polres Gresik.

“Lakukan pekerjaan profesional. Bersyukur, semakin banyak syukur nikmat ditambah. Jangan lakukan kegiatan tidak profesional. Selalu ikhlas, saya selalu ingatkan bersyukur ikhlas kita profesional,” harap Aziz.

Sementara itu, naiknya angka Cpvid-19 membuat beberapa lembaga pendidikan melakukan proses pembelajaran daring.  Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, S. Hariyanto mengatakan, ada dua lembaga pendidikan yang menggelar pembelajaran daring selama 14 hari ke depan.

“Ada delapan siswa SMPN Gresik dan enam siswa SDN yang terpapar Covid-19. Mereka sudah isolasi mandiri (isoman) di rumah masing –masing, sekolah sementara dilakukan daring. Untuk sekolah yang tidak terkonfirmasi Covid-19 tetap masuk seperti biasanya atau dilakukan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM), namun tetapo harus prokes ketat,” kata Hariyanto. (yud/jar/han)

GRESIK – Kasus Covid-19 terus naik dalam beberapa hari terakhir terus mengalami kenaikan. Dinas Kesehatan (dinkes) Gresik mencatat, pekan lalu sehari 15 kasus kasus Covid19 dilaporkan. Kini, jumlah pasien mencapai 250 kasus.

Dengan tingginya kasus Covid, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis meminta seluruh jajarannya untuk memberikan contoh ke masyarakat untuk taat protokol kesehatan.

“Sesuai dengan atensi pimpinan Kapolri dan Kapolda jangan bermain media sosial, termasuk TikTok. Kami terus memantau anggota yang berprestasi dan akan diberi penghargaan, yang melanggar akan ditindak sesuai pelanggaran,” kata Aziz kepada anggotanya.

-

Kegiatan apel juga dihadiri Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar, para PJU, Kapolsek jajaran Polres Gresik, para perwira staf, para KBO dan para Kasi Polres Gresik.

“Lakukan pekerjaan profesional. Bersyukur, semakin banyak syukur nikmat ditambah. Jangan lakukan kegiatan tidak profesional. Selalu ikhlas, saya selalu ingatkan bersyukur ikhlas kita profesional,” harap Aziz.

Sementara itu, naiknya angka Cpvid-19 membuat beberapa lembaga pendidikan melakukan proses pembelajaran daring.  Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, S. Hariyanto mengatakan, ada dua lembaga pendidikan yang menggelar pembelajaran daring selama 14 hari ke depan.

“Ada delapan siswa SMPN Gresik dan enam siswa SDN yang terpapar Covid-19. Mereka sudah isolasi mandiri (isoman) di rumah masing –masing, sekolah sementara dilakukan daring. Untuk sekolah yang tidak terkonfirmasi Covid-19 tetap masuk seperti biasanya atau dilakukan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM), namun tetapo harus prokes ketat,” kata Hariyanto. (yud/jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/