alexametrics
25 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

PPKM Jilid II Selesai, Kini Berlaku Kebijakan Pembatasan Skala Mikro

GRESIK – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) soal Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro pada Minggu (7/2). Dalam PPKM mikro ini, pemerintah mengubah sejumlah kebijakan. Salah satunya terkait kegiatan di perkantoran yang semula dibatasi hanya 25 persen dengan keluarnya Inmendagri skala mikro kegiatan perkantoran diperbolehkan hingga 50 persen.

Juru Bicara Satgas Covid 19 Gresik, drg. Syaifuddin Ghozali membenarkan jika pihaknya telah menerima Inmendagri PPKM Mikro sebagai lanjutkan dari PPKM jilid II. Hanya saja PPKM Mikro dilakukan pada skala yang lebih kecil misalnya lingkungan desa atau perkantoran.

“PPKM mikro dilakukan dengan membatasi tempat kerja dengan menerapkan work from home (WFH) sebesar 50 persen dan work from office (WFO) sebesar 50 persen dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat,” kata dia.

Dalam Inmendagri juga disebutkan bahwa kapasitas kegiatan makan di restoran diperbolehkan hingga 50 persen dan layanan pesan-antar dapat dilakukan sesuai jam operasional restoran dengan tetap mengedepankan protokol. Untuk jam operasional restoran dan pusat perbelanjaan atau mall diperbolehkan hingga pukul 21.00, waktu Indonesia tanpa mengesampingkan protokol. “Pemberlakukan PPKM Mikro mulai berlaku sejak tanggal 9 Februari 2021 sampai dengan tanggal 22 Februari 2021,” jelasnya

Peraturan PPKM mikro ini disebut akan dilakukan monitoring dan evaluasi secara berkala hingga 4 minggu kedepan oleh masing-masing kepala daerah bersama dengan pemangku kepentingan terkait.

Kepala daerah juga diimbau untuk memperkuat dan meningkatkan sosialisasi dan penegakan hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan.

“Kami masih berkoordinasi dengan pusat terkait aturan ini. Apakah Gresik termasuk daerah harus yang mengikuti intruksi atau tidak. Termasuk teknisnya dilapangan akan kami bahas pada awal pekan besok,” pungkasnya. (fir/han)

GRESIK – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) soal Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro pada Minggu (7/2). Dalam PPKM mikro ini, pemerintah mengubah sejumlah kebijakan. Salah satunya terkait kegiatan di perkantoran yang semula dibatasi hanya 25 persen dengan keluarnya Inmendagri skala mikro kegiatan perkantoran diperbolehkan hingga 50 persen.

Juru Bicara Satgas Covid 19 Gresik, drg. Syaifuddin Ghozali membenarkan jika pihaknya telah menerima Inmendagri PPKM Mikro sebagai lanjutkan dari PPKM jilid II. Hanya saja PPKM Mikro dilakukan pada skala yang lebih kecil misalnya lingkungan desa atau perkantoran.

“PPKM mikro dilakukan dengan membatasi tempat kerja dengan menerapkan work from home (WFH) sebesar 50 persen dan work from office (WFO) sebesar 50 persen dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat,” kata dia.

-

Dalam Inmendagri juga disebutkan bahwa kapasitas kegiatan makan di restoran diperbolehkan hingga 50 persen dan layanan pesan-antar dapat dilakukan sesuai jam operasional restoran dengan tetap mengedepankan protokol. Untuk jam operasional restoran dan pusat perbelanjaan atau mall diperbolehkan hingga pukul 21.00, waktu Indonesia tanpa mengesampingkan protokol. “Pemberlakukan PPKM Mikro mulai berlaku sejak tanggal 9 Februari 2021 sampai dengan tanggal 22 Februari 2021,” jelasnya

Peraturan PPKM mikro ini disebut akan dilakukan monitoring dan evaluasi secara berkala hingga 4 minggu kedepan oleh masing-masing kepala daerah bersama dengan pemangku kepentingan terkait.

Kepala daerah juga diimbau untuk memperkuat dan meningkatkan sosialisasi dan penegakan hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan.

“Kami masih berkoordinasi dengan pusat terkait aturan ini. Apakah Gresik termasuk daerah harus yang mengikuti intruksi atau tidak. Termasuk teknisnya dilapangan akan kami bahas pada awal pekan besok,” pungkasnya. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/