alexametrics
29 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

Polres Gresik Periksa Tujuh Pelajar Pelaku Kekerasan di Alun-alun

GRESIK – Viralnya video perundungan yang dilakukan sejumlah remaja perempuan langsung ditindaklanjuti polisi. Setelah melakukan penyelidikan, Tim Cyber Polres Gresik berhasil mengamankan tujuh pelaku.

Para pelaku yang masih di bawah umur dibawa ke Mapolres Gresik untuk menjalani pemeriksaan. “Mereka masih di bawah umur, statusnya masih pelajar,” ucap Kanit Pidum Polres Gresik, Ipda Djoko Suprianto, Kamis (7/1).

Para pelaku yang diamankan semuanya adalah perempuan dan masih duduk di bangku SMP. “Korbannya juga sama. Masih berstatus pelajar dan sekarang masih membuat laporan visum,” pungkasnya.

Saat ditanya terkait motif para pelaku, pihaknya masih belum bisa memberikan jawaban. Sebab, sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan.  “Kami masih melakukan pemeriksaan,” tutupnya.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Pihaknya masih mendalami apakah termasuk penganiyaan atau bullying. “Kami berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran semua orang tua. Agar mereka selalu mengawasi anak-anaknya dalam bergaul,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, pada Kamis (7/1) jagad media sosial Gresik digegerkan dengan unggahan video perundungan yang dilakukan sejumlah pelajar perempuan. Video berdurasi 24 detik langsung viral dan mendapat komentar ratusan netizen. (yud/rof)

GRESIK – Viralnya video perundungan yang dilakukan sejumlah remaja perempuan langsung ditindaklanjuti polisi. Setelah melakukan penyelidikan, Tim Cyber Polres Gresik berhasil mengamankan tujuh pelaku.

Para pelaku yang masih di bawah umur dibawa ke Mapolres Gresik untuk menjalani pemeriksaan. “Mereka masih di bawah umur, statusnya masih pelajar,” ucap Kanit Pidum Polres Gresik, Ipda Djoko Suprianto, Kamis (7/1).

Para pelaku yang diamankan semuanya adalah perempuan dan masih duduk di bangku SMP. “Korbannya juga sama. Masih berstatus pelajar dan sekarang masih membuat laporan visum,” pungkasnya.

-

Saat ditanya terkait motif para pelaku, pihaknya masih belum bisa memberikan jawaban. Sebab, sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan.  “Kami masih melakukan pemeriksaan,” tutupnya.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Pihaknya masih mendalami apakah termasuk penganiyaan atau bullying. “Kami berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran semua orang tua. Agar mereka selalu mengawasi anak-anaknya dalam bergaul,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, pada Kamis (7/1) jagad media sosial Gresik digegerkan dengan unggahan video perundungan yang dilakukan sejumlah pelajar perempuan. Video berdurasi 24 detik langsung viral dan mendapat komentar ratusan netizen. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/