alexametrics
28 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Penumpang Melonjak, Jadwal Pelayaran Ditambah

GRESIK– Seiring penerapan kebijakan new normal pelayaran Gresik-Bawean maupun sebaliknya kembali ramai. Jumlah penumpang yang terus melonjak membuat Dinas Perhubungan (Dishub) harus menambah jadwal pelayaran. Ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan penumpang di Pelabuhan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik, Nanang Setiawan membenarkan hal tersebut. Memang pihaknya menambah jadwal kapal dari Gresik ke Bawean. “Iya benar ada penambahan jadwal menjadi dua kali seminggu,” ujarnya.

Penambahan jadwal kapal ini merupakan tindaklanjut dari surat yang dikirimkan PT. Pelayanan Sakti Makmur selaku operator Kapal Bahari Ekspress. “Maka kami tidak keberatan memberikan persetujuan permohonan penambahan jadwal KM.Ekspres Bahari 8E tersebut,” ucap dia.

Menurut dia, sebenarnya dari tim gugus tugas covid-19 hanya mengizinkan satu kali dalam seminggu. Namun melihat situasi saat sekarang ini maka pihaknya memperbolehkan KM Ekspres 8E untuk beroperasi dua kali dalam satu minggu. “Soalnya Natuna juga belum bisa berlayar,” kata dia.

Meski begitu, pihaknya tetap menghimbau kepada penumpang agar tetap memperhatikan protokol kesehatan. Serta kepada operator kapal juga harus membatasi jumlah penumpang maksimal hanya 50 persen saja.

“Selain itu untuk penumpang daro luar Gresik harus menggunakan rapid test,” ucap dia. (jar/rof)

GRESIK– Seiring penerapan kebijakan new normal pelayaran Gresik-Bawean maupun sebaliknya kembali ramai. Jumlah penumpang yang terus melonjak membuat Dinas Perhubungan (Dishub) harus menambah jadwal pelayaran. Ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan penumpang di Pelabuhan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik, Nanang Setiawan membenarkan hal tersebut. Memang pihaknya menambah jadwal kapal dari Gresik ke Bawean. “Iya benar ada penambahan jadwal menjadi dua kali seminggu,” ujarnya.

Penambahan jadwal kapal ini merupakan tindaklanjut dari surat yang dikirimkan PT. Pelayanan Sakti Makmur selaku operator Kapal Bahari Ekspress. “Maka kami tidak keberatan memberikan persetujuan permohonan penambahan jadwal KM.Ekspres Bahari 8E tersebut,” ucap dia.

-

Menurut dia, sebenarnya dari tim gugus tugas covid-19 hanya mengizinkan satu kali dalam seminggu. Namun melihat situasi saat sekarang ini maka pihaknya memperbolehkan KM Ekspres 8E untuk beroperasi dua kali dalam satu minggu. “Soalnya Natuna juga belum bisa berlayar,” kata dia.

Meski begitu, pihaknya tetap menghimbau kepada penumpang agar tetap memperhatikan protokol kesehatan. Serta kepada operator kapal juga harus membatasi jumlah penumpang maksimal hanya 50 persen saja.

“Selain itu untuk penumpang daro luar Gresik harus menggunakan rapid test,” ucap dia. (jar/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/