alexametrics
32 C
Gresik
Monday, 23 May 2022

Ular Piton Tiga Meter Gegerkan Warga Yosowilangun Manyar

GRESIK-Warga Jalan Malang perumahan Gresik Kota Baru (GKB) Yosowilangun Gresik digegerkan dengan kemunculan ular jenis pithon pada Kamis (6/1) pagi. Ular sepanjang 3 meter tersebut ditemukan warga di dalam gorong gorong.

Chrismansyah ,28, salah satu warga mengatakan beberapa warga yang melihat adanya ular langsung berteriak histeris ketakutan dan meminta pertolongan untuk menangkap ular itu.

Meski akhirnya berhasil diamankan, proses pengamanan sempat membuat warga kesulitan menarik ular tersebut, sebab tersangkut di dalam gorong gorong.

“Ular ini sebenarnya sudah sering berkeliaran di area Perumahan ini, tapi warga takut dan memilih menjaga rumah agar tidak dimasuki ular,” ujarnya, Kamis (6/1).

Chrismansyah menjelaskan usai diamankan warga, kemudian warga beramai ramai menarik ular ke tengah jalan dan memasukkannya ke dalam karung. Selanjutnya memanggil petugas Damkar Gresik untuk dibantu mengevakuasi ular agar tidak kembali ke area pemukiman warga.

Sementara Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik Eka Prapangasta menghimbau pada musim penghujan seperti saat ini memang menjadi momen ular untuk berkembang biak. Sayangnya, selain di alam bebas, tidak jarang ular bergerilya hingga ke permukiman warga untuk mencari makan. Hal ini yang perlu diwaspadai.

Ular biasanya bersembunyi di tempat-tempat yang lembab. Kadang di balik reruntuhan, tumpukan benda bahkan di plafon rumah.

“Masyarakat harus lebih waspada. Jaga kebersihan, hindari tumpukan benda di sekitar rumah dan kalau ada kejadian langsung laporkan,”pungkasnya. (yud/rof)

GRESIK-Warga Jalan Malang perumahan Gresik Kota Baru (GKB) Yosowilangun Gresik digegerkan dengan kemunculan ular jenis pithon pada Kamis (6/1) pagi. Ular sepanjang 3 meter tersebut ditemukan warga di dalam gorong gorong.

Chrismansyah ,28, salah satu warga mengatakan beberapa warga yang melihat adanya ular langsung berteriak histeris ketakutan dan meminta pertolongan untuk menangkap ular itu.

Meski akhirnya berhasil diamankan, proses pengamanan sempat membuat warga kesulitan menarik ular tersebut, sebab tersangkut di dalam gorong gorong.

-

“Ular ini sebenarnya sudah sering berkeliaran di area Perumahan ini, tapi warga takut dan memilih menjaga rumah agar tidak dimasuki ular,” ujarnya, Kamis (6/1).

Chrismansyah menjelaskan usai diamankan warga, kemudian warga beramai ramai menarik ular ke tengah jalan dan memasukkannya ke dalam karung. Selanjutnya memanggil petugas Damkar Gresik untuk dibantu mengevakuasi ular agar tidak kembali ke area pemukiman warga.

Sementara Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik Eka Prapangasta menghimbau pada musim penghujan seperti saat ini memang menjadi momen ular untuk berkembang biak. Sayangnya, selain di alam bebas, tidak jarang ular bergerilya hingga ke permukiman warga untuk mencari makan. Hal ini yang perlu diwaspadai.

Ular biasanya bersembunyi di tempat-tempat yang lembab. Kadang di balik reruntuhan, tumpukan benda bahkan di plafon rumah.

“Masyarakat harus lebih waspada. Jaga kebersihan, hindari tumpukan benda di sekitar rumah dan kalau ada kejadian langsung laporkan,”pungkasnya. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/