alexametrics
28C
Gresik
Monday, 12 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Empat Desa di Gresik Selatan Terendam Luapan Kali Lamong

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRESIK – Curah hujan tinggi beberapa hari ini, membuat Kali Lamong meluap lagi. Kondisi ini mengakibatkan dua desa di Kecamatan Benjeng serta dua desa di Kecamatan Balongpanggang terendam banjir.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, keempat desa yang terendam banjir yakni Desa Lundo dan Desa Sedapurklagen, Kecamatan Benjeng dengan ketinggian air sudah mencapai 10 hingga 50 centimeter. Kemudian, Desa Banjaragung dan Pucung di Kecamatan Balongpanggang.

Kepala BPBD Gresik Tarso Soegito menuturkan sebagian besar yang tergenang banjir merupakan jalan poros desa (JPD), jalan lingkungan serta balai desa.

“Kami sudah menerjunkan tim ke lokasi untuk memonitor pergerakan air. Dari laporan yang masuk rumah warga belum ada,” ujarnya, Jumat (5/03).

Tarso Soegito mengungkapkan saat ini status kondisi Kali Lamong siaga hijau. Ini berbeda halnya dengan sungai lainnya yang melintasi Kabupaten Gresik.

“Dua sungai yakni Sungai Bengawan Solo dan sungai Kali Surabaya statusnya masih normal namun tetap diwaspadai,” ungkapnya.

Terkait dengan meluapnya Kali Lamong. BPBD Gresik juga berkordinasi dengan Muspika serta pemerintah desa yang terdampak. Langkah ini diambil guna memonitoring pasang surut banjir yang melanda di empat desa tersebut. (yud/rof)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK – Curah hujan tinggi beberapa hari ini, membuat Kali Lamong meluap lagi. Kondisi ini mengakibatkan dua desa di Kecamatan Benjeng serta dua desa di Kecamatan Balongpanggang terendam banjir.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, keempat desa yang terendam banjir yakni Desa Lundo dan Desa Sedapurklagen, Kecamatan Benjeng dengan ketinggian air sudah mencapai 10 hingga 50 centimeter. Kemudian, Desa Banjaragung dan Pucung di Kecamatan Balongpanggang.

Kepala BPBD Gresik Tarso Soegito menuturkan sebagian besar yang tergenang banjir merupakan jalan poros desa (JPD), jalan lingkungan serta balai desa.

Mobile_AP_Half Page

“Kami sudah menerjunkan tim ke lokasi untuk memonitor pergerakan air. Dari laporan yang masuk rumah warga belum ada,” ujarnya, Jumat (5/03).

Tarso Soegito mengungkapkan saat ini status kondisi Kali Lamong siaga hijau. Ini berbeda halnya dengan sungai lainnya yang melintasi Kabupaten Gresik.

“Dua sungai yakni Sungai Bengawan Solo dan sungai Kali Surabaya statusnya masih normal namun tetap diwaspadai,” ungkapnya.

Terkait dengan meluapnya Kali Lamong. BPBD Gresik juga berkordinasi dengan Muspika serta pemerintah desa yang terdampak. Langkah ini diambil guna memonitoring pasang surut banjir yang melanda di empat desa tersebut. (yud/rof)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

Berita Terkait

Desktop_AP_Rectangle 1

Berita HITS

Desktop_AP_Rectangle 2

Berita Terbaru