alexametrics
27 C
Gresik
Saturday, 28 May 2022

Ganggu Pengendara, Perbaikan Jalan di Betoyo Dikeluhkan Warga

GRESIK – Perbaikan Jalan Betoyo mendapat keluhan dari masyarakat. Pasalnya, perbaikan yang dimulai sejak April lalu tersebut mengganggu pengendara yang melintas. Selain berdebu, kondisi jalan berkerikil juga membuat pengendara seringkali terjatuh.

Anggota DPRD Gresik yang juga warga setempat, M. Syahrul Munir mengatakan, bahwa proyek tersebut sudah dimulai sekitar April 2021. Namun progresnya sampai saat ini belum selesai. Sedangkan imbas pekerjaan tersebut berdampak buruk pada pengguna jalan khususnya warga yang berdomisili di sepanjang jalan tersebut. “Satu bulan ini pengerjaannya juga saya lihat tidak maksimal,”katanya.

Menurut Syahrul mengatakan, imbas pekerjaan jalan tersebut berdampak terhadap aktivitas warga sekitar. Sirtu lapisan jalan bahkan hanya dilakukan satu kali pemadatan. Kemudian untuk idealnya pemadatan dan penyiraman dilakukan setiap hari sampai benar – benar padat dan aman dilewati. Kondisi penerangan jalan umum (PJU) yang sering padam pada malam hari juga menambah parah kondisi jalan.

“Kalau model pengerjaan seperti ini banyak warga kami yang terpeleset jatuh. Pernah sekali saya ikut membawa korban seorang perempuan ke Puskesmas karena dia jatuh di area proyek ini, mukanya berdarah – darah. Saat itu lampu jalan juga kondisi mati,”ujar Syahrul. S

ementara itu, ketika dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Achmad Hadi belum bisa memberikan keterangan terkait progres pengerjaan Jalan Desa Betoyo Gresik yang dikeluhkan warga setempat. “Saya fokus tes,” ungkapnya. (jar/rof)

GRESIK – Perbaikan Jalan Betoyo mendapat keluhan dari masyarakat. Pasalnya, perbaikan yang dimulai sejak April lalu tersebut mengganggu pengendara yang melintas. Selain berdebu, kondisi jalan berkerikil juga membuat pengendara seringkali terjatuh.

Anggota DPRD Gresik yang juga warga setempat, M. Syahrul Munir mengatakan, bahwa proyek tersebut sudah dimulai sekitar April 2021. Namun progresnya sampai saat ini belum selesai. Sedangkan imbas pekerjaan tersebut berdampak buruk pada pengguna jalan khususnya warga yang berdomisili di sepanjang jalan tersebut. “Satu bulan ini pengerjaannya juga saya lihat tidak maksimal,”katanya.

Menurut Syahrul mengatakan, imbas pekerjaan jalan tersebut berdampak terhadap aktivitas warga sekitar. Sirtu lapisan jalan bahkan hanya dilakukan satu kali pemadatan. Kemudian untuk idealnya pemadatan dan penyiraman dilakukan setiap hari sampai benar – benar padat dan aman dilewati. Kondisi penerangan jalan umum (PJU) yang sering padam pada malam hari juga menambah parah kondisi jalan.

-

“Kalau model pengerjaan seperti ini banyak warga kami yang terpeleset jatuh. Pernah sekali saya ikut membawa korban seorang perempuan ke Puskesmas karena dia jatuh di area proyek ini, mukanya berdarah – darah. Saat itu lampu jalan juga kondisi mati,”ujar Syahrul. S

ementara itu, ketika dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Achmad Hadi belum bisa memberikan keterangan terkait progres pengerjaan Jalan Desa Betoyo Gresik yang dikeluhkan warga setempat. “Saya fokus tes,” ungkapnya. (jar/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/