alexametrics
27 C
Gresik
Thursday, 21 October 2021

5.785 Peserta Bakal Ikut SKD CPNS Pemkab Gresik

GRESIK – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) telah mengeluarkan pengumuman tentang jadwal seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS).  Dari 5.785 peserta, 400 diantaranya memilih mengikuti tes di 23 lokasi yang berada di 22 provinsi.

Kepala BKD Pemkab Gresik Adi Yumanto mengatakan, terdapat sekitar 400 peserta yang memilih mengikuti tes SKD di Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara (BKN) setempat. Hal itu dilakukan agar akses peserta ke lokasi tes lebih mudah.

 

Bagi peserta yang mendaftar untuk formasi CPNS di Pemkab Gresik namun mengikuti tes di luar daerah, jadwal pelaksanannya sudah keluar. Pertama dilakukan 5 September untuk tes SKD di lokasi BKN Balikpapan, hingga terakhir 18 Oktober di Kanreg V BKN Jakarta.

Mantan Kepala Dinas KBP3A itu menyebut, sejauh ini untuk jadwal pelaksanaan tes SKD yang berlokasi di Gresik belum keluar jadwalnya. Adi mengaku pihaknya masih menunggu jadwal jtu dari Panitia Seleksi BKN Pusat.

Meski demikian, dirinya memastikan untuk lokasi, akan dipusatkan di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Memang pelaksanaan tes SKD ini masih dalam suasana pandemi covid-19. Pemkab Gresik pun telah mengeluarkan regulasi untuk peserta melalui Surat Pengumuman Nomor 810/1736/437.73/2021.

Pemkab Gresik hanya mensyaratkan swab antigen bagi peserta tes penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) tahun 2021. Apabila telah melakukan vaksinasi, para peserta juga diperbolehkan membawa sebagai syarat.

“Hasil rapat memang demikian, kalau sudah vaksin silahkan dibawa, kami mensyaratkan peserta membawa surat swab antigen untuk masuk dan mengikuti tes CPNS,” ujar Adi.

Adi menjelaskan, syarat itu diberlakukan untuk menjaga agar tidak terjadi klaster penyebaran COVID-19 pada pelaksanaan tes CPNS, serta tetap mengacu pada syarat yang diberlakukan oleh Satgas Covid-19 setempat.

​​​​​​​

“Pelaksanaannya nanti di WEP, dan secara umum Pemkab Gresik siap menggelar tes itu pada bulan ini. Jadi, nanti ketika peserta masuk harus menunjukkan bukti surat swab antigen, sebagai antisipasi penyebaran COVID-19,” katanya.

Sebelumnya, beberapa daerah telah menetapnya sejumlah syarat bagi peserta tes CPNS, termasuk di dalamnya mewajibkan sertifikat vaksinasi bagi peserta, serta ada juga yang menyiapkan layanan tes PCR atau Swab antigen sebelum pelaksanaan.

Sementara itu, Pemkab Gresik membuka lowongan penerimaan CPNS dan PPPK tahun 2021 sebanyak 2.272 formasi, rinciannya 440 formasi CPNS dan 1.832 formasi PPPK.

Jumlah itu, sesuai jatah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, atau lebih banyak dari perkiraan, sebab sebelumnya jatah untuk Gresik diperkirakan hanya 1.600 formasi gabungan CPNS dan PPPK.

Dalam seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021, seperti PPPK tahun 2021 dibuka untuk umum, sedangkan tahun 2020 khusus tenaga honorer dan untuk tenaga pendidik tidak bisa ikut seleksi CPNS, tapi lewat PPPK. (fir/han)


GRESIK – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) telah mengeluarkan pengumuman tentang jadwal seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS).  Dari 5.785 peserta, 400 diantaranya memilih mengikuti tes di 23 lokasi yang berada di 22 provinsi.

Kepala BKD Pemkab Gresik Adi Yumanto mengatakan, terdapat sekitar 400 peserta yang memilih mengikuti tes SKD di Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara (BKN) setempat. Hal itu dilakukan agar akses peserta ke lokasi tes lebih mudah.

 

-

Bagi peserta yang mendaftar untuk formasi CPNS di Pemkab Gresik namun mengikuti tes di luar daerah, jadwal pelaksanannya sudah keluar. Pertama dilakukan 5 September untuk tes SKD di lokasi BKN Balikpapan, hingga terakhir 18 Oktober di Kanreg V BKN Jakarta.

Mantan Kepala Dinas KBP3A itu menyebut, sejauh ini untuk jadwal pelaksanaan tes SKD yang berlokasi di Gresik belum keluar jadwalnya. Adi mengaku pihaknya masih menunggu jadwal jtu dari Panitia Seleksi BKN Pusat.

Meski demikian, dirinya memastikan untuk lokasi, akan dipusatkan di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Memang pelaksanaan tes SKD ini masih dalam suasana pandemi covid-19. Pemkab Gresik pun telah mengeluarkan regulasi untuk peserta melalui Surat Pengumuman Nomor 810/1736/437.73/2021.

Pemkab Gresik hanya mensyaratkan swab antigen bagi peserta tes penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) tahun 2021. Apabila telah melakukan vaksinasi, para peserta juga diperbolehkan membawa sebagai syarat.

“Hasil rapat memang demikian, kalau sudah vaksin silahkan dibawa, kami mensyaratkan peserta membawa surat swab antigen untuk masuk dan mengikuti tes CPNS,” ujar Adi.

Adi menjelaskan, syarat itu diberlakukan untuk menjaga agar tidak terjadi klaster penyebaran COVID-19 pada pelaksanaan tes CPNS, serta tetap mengacu pada syarat yang diberlakukan oleh Satgas Covid-19 setempat.

​​​​​​​

“Pelaksanaannya nanti di WEP, dan secara umum Pemkab Gresik siap menggelar tes itu pada bulan ini. Jadi, nanti ketika peserta masuk harus menunjukkan bukti surat swab antigen, sebagai antisipasi penyebaran COVID-19,” katanya.

Sebelumnya, beberapa daerah telah menetapnya sejumlah syarat bagi peserta tes CPNS, termasuk di dalamnya mewajibkan sertifikat vaksinasi bagi peserta, serta ada juga yang menyiapkan layanan tes PCR atau Swab antigen sebelum pelaksanaan.

Sementara itu, Pemkab Gresik membuka lowongan penerimaan CPNS dan PPPK tahun 2021 sebanyak 2.272 formasi, rinciannya 440 formasi CPNS dan 1.832 formasi PPPK.

Jumlah itu, sesuai jatah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, atau lebih banyak dari perkiraan, sebab sebelumnya jatah untuk Gresik diperkirakan hanya 1.600 formasi gabungan CPNS dan PPPK.

Dalam seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021, seperti PPPK tahun 2021 dibuka untuk umum, sedangkan tahun 2020 khusus tenaga honorer dan untuk tenaga pendidik tidak bisa ikut seleksi CPNS, tapi lewat PPPK. (fir/han)


Most Read

Berita HITS

Berita Terbaru