alexametrics
30 C
Gresik
Monday, 23 May 2022

Unigres Bantu Selesaikan Masalah Lingkungan Masyarakat Lewat KKN

GRESIK– Universitas Gresik (Unigres) kembali menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) mandiri dengan sistem daring. Kegiatan bertema “Pemanfaatan Sampah Plastik untuk Peningkatan Ekonomi Kerakyatan yang Kreatif” dibuka melalui zoom meeting oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  didampingi Direktur Gresik Migas M. Habibulloh.

Rektor Universitas Gresik  (Unigres) Prof Dr H Sukiyat SH Msi mengatakan, pandemi telah mewabah beberapa waktu lalu sampai dengan saat ini dan belum ada kejelasan sampai kapan akan berakhir.  Dampaknya luar biasa baik dari sektor ekonomi, pendidikan dan beberapa sektor lainnya. Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah menjadi pilihan untuk mengatasi peningkatan kasus Covid-19 sehingga kegiatan masyarakat yang bersifat mengumpulan banyak orang dibatasi dan daiarahkan pada kegiatan yang bersifat dalam jaringan (Daring). “Disisi lain, masalah sampah di Kabupaten Gresik telah menimbulkan pencemaran lingkungan sehingga perlu upaya penyelesaian.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan mata kuliah intra kurikulum di Universitas Gresik dan wajib diikuti oleh mahasiswa S1 minimal semester dari VI hingga VIII. Tujuan untuk meningkatan ketrampilan, kemampuan dan wawasan mahasiswa sebagai bekal hidup bermasyarakat setelah lulus studinya. “Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian nyata seorang mahasiswa kepada masyarakat untuk mengaplikasikan materi yang didapat di perkuliahan guna bisa diterapkan di lingkungan masyarakat, yang senantiasanya dapat berguna di dalam lingkungan masyarakat itu sendiri untuk memecahkan permasalahan– permasalahan yang timbul di masyarakat. Pelaksanaan KKN Universitas Gresik koordinasi antara LPPM dan BAAK Univ. Gresik untuk hasil yang lebih optimal,” kata Sukiyat.

 

Dikatakan, dikarenakan pandemi Covid-19, pelaksanaan KKN tahun ini tidak menempatkan/ menerjunkan mahasiswa ke desa-desa wilayah yang telah ditentukan sebelumnya. Mahasiswa melaksanakan KKN dari rumah tempat tinggal/ domisili masing-masing. Dengan KKN mahasiswa diharapkan dapat memahami posisinya yaitu sebagai Agent of Change yang dapat menganalisis masalah yang ada di lingkungan tempat tinggal masing-masing karena pandemi Covid-19. “Penumpukan sampah plastik melalui berbagai program kerja yang memiliki kapasitas keilmuan dan karakter intelektual serta mampu terlibat dalam perubahan kearah kemajuan dan kesejahteraan masyarakat dalam pemanfaatan sampah plastik untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan yang kreatif di era pandemi Covid-19,” kata Sukiyat.

 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap dalam KKN, mahasiswa benar-benar harus belajar berinovasi untuk membantu masyarakat di sekitarnya. “Mahasiswa biasanya copy paste saja, kami harap saat KKN nanti benar-benar ilmunya harus inovatif dan kreatif sehingga hasil KKN bisa bermanfaat benar kepada masyarakat di lingkungannya,” kata Yani. (jar/han)

GRESIK– Universitas Gresik (Unigres) kembali menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) mandiri dengan sistem daring. Kegiatan bertema “Pemanfaatan Sampah Plastik untuk Peningkatan Ekonomi Kerakyatan yang Kreatif” dibuka melalui zoom meeting oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  didampingi Direktur Gresik Migas M. Habibulloh.

Rektor Universitas Gresik  (Unigres) Prof Dr H Sukiyat SH Msi mengatakan, pandemi telah mewabah beberapa waktu lalu sampai dengan saat ini dan belum ada kejelasan sampai kapan akan berakhir.  Dampaknya luar biasa baik dari sektor ekonomi, pendidikan dan beberapa sektor lainnya. Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah menjadi pilihan untuk mengatasi peningkatan kasus Covid-19 sehingga kegiatan masyarakat yang bersifat mengumpulan banyak orang dibatasi dan daiarahkan pada kegiatan yang bersifat dalam jaringan (Daring). “Disisi lain, masalah sampah di Kabupaten Gresik telah menimbulkan pencemaran lingkungan sehingga perlu upaya penyelesaian.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan mata kuliah intra kurikulum di Universitas Gresik dan wajib diikuti oleh mahasiswa S1 minimal semester dari VI hingga VIII. Tujuan untuk meningkatan ketrampilan, kemampuan dan wawasan mahasiswa sebagai bekal hidup bermasyarakat setelah lulus studinya. “Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian nyata seorang mahasiswa kepada masyarakat untuk mengaplikasikan materi yang didapat di perkuliahan guna bisa diterapkan di lingkungan masyarakat, yang senantiasanya dapat berguna di dalam lingkungan masyarakat itu sendiri untuk memecahkan permasalahan– permasalahan yang timbul di masyarakat. Pelaksanaan KKN Universitas Gresik koordinasi antara LPPM dan BAAK Univ. Gresik untuk hasil yang lebih optimal,” kata Sukiyat.

-

 

Dikatakan, dikarenakan pandemi Covid-19, pelaksanaan KKN tahun ini tidak menempatkan/ menerjunkan mahasiswa ke desa-desa wilayah yang telah ditentukan sebelumnya. Mahasiswa melaksanakan KKN dari rumah tempat tinggal/ domisili masing-masing. Dengan KKN mahasiswa diharapkan dapat memahami posisinya yaitu sebagai Agent of Change yang dapat menganalisis masalah yang ada di lingkungan tempat tinggal masing-masing karena pandemi Covid-19. “Penumpukan sampah plastik melalui berbagai program kerja yang memiliki kapasitas keilmuan dan karakter intelektual serta mampu terlibat dalam perubahan kearah kemajuan dan kesejahteraan masyarakat dalam pemanfaatan sampah plastik untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan yang kreatif di era pandemi Covid-19,” kata Sukiyat.

 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap dalam KKN, mahasiswa benar-benar harus belajar berinovasi untuk membantu masyarakat di sekitarnya. “Mahasiswa biasanya copy paste saja, kami harap saat KKN nanti benar-benar ilmunya harus inovatif dan kreatif sehingga hasil KKN bisa bermanfaat benar kepada masyarakat di lingkungannya,” kata Yani. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/