alexametrics
28 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Cegah Pungutan, Bupati Sidak PPDB

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendatangi kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik. Saat kunjungannya Bupati Fandi Akhmad Yani meminta warga melapor jika ada pungutan dalam proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB).

Diketahui Gus Yani datang bersama Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah dan Pj Sekda Gresik, Abimanyu Pontjoatmojo.

“PPDB sedang berlangsung, berharap ke depan tidak ada pungutan terhadap penerimaan murid. Kami lebih terbuka, regulasi jelas,” ujarnya, Rabu (2/6).

Ditambahkan Gus Yani berharap dalam pelaksanaan PPDB berjalan lancar dan terbuka serta tidak ada pungutan di seluruh SD dan SMP. Tidak ada lagi suara-suara dari para wali murid terkait adanya punguntan dalam penerimaan.

” Apabila ada pungutan laporkan ke saya, bisa juga ke Wabup Aminatun Habibah. kami akan beri sanksi tegas akan kami berikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Gus Yani menambahkan PPDB ini pihaknya sangat lebih terbuka, regulasi jelas, seluruh prestasi pelajar diberikan poin. Mulai jalur akademik dan dan non akademik, seperti prestasi di bidang musik, olahraga, tahfidz diberikan poin.

“Bagi staf di lapangan, baik itu dinas atau lembaga, jika benar-benar ada laporan dari masyarakat menggunakan kewenangan tidak seusai aturan, akan diberikan sanksi baik sanksi ringan berupa peringatan maupun sanksi berat tentunya penundaan kenaikan pangkat,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Mahin menegaskan, PPDB kali ini dengan sistem zonasi dan mengacu prosedur dan aturan yg ada. Pihaknya tidak akan memberikan kelonggaran kepada hal-hal yang tidak baik.

“Apabila para pendaftar sampai melakukan hal yang tidak punya integritas. Kalau ada temuan atau laporan, yang bersangkutan baik itu pendaftar masyarakat melakukan kecurangan manipulasi akan diberikan sanksi bahkan bisa digugurkan,” pungkasnya. (yud/rof)

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendatangi kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik. Saat kunjungannya Bupati Fandi Akhmad Yani meminta warga melapor jika ada pungutan dalam proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB).

Diketahui Gus Yani datang bersama Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah dan Pj Sekda Gresik, Abimanyu Pontjoatmojo.

“PPDB sedang berlangsung, berharap ke depan tidak ada pungutan terhadap penerimaan murid. Kami lebih terbuka, regulasi jelas,” ujarnya, Rabu (2/6).

-

Ditambahkan Gus Yani berharap dalam pelaksanaan PPDB berjalan lancar dan terbuka serta tidak ada pungutan di seluruh SD dan SMP. Tidak ada lagi suara-suara dari para wali murid terkait adanya punguntan dalam penerimaan.

” Apabila ada pungutan laporkan ke saya, bisa juga ke Wabup Aminatun Habibah. kami akan beri sanksi tegas akan kami berikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Gus Yani menambahkan PPDB ini pihaknya sangat lebih terbuka, regulasi jelas, seluruh prestasi pelajar diberikan poin. Mulai jalur akademik dan dan non akademik, seperti prestasi di bidang musik, olahraga, tahfidz diberikan poin.

“Bagi staf di lapangan, baik itu dinas atau lembaga, jika benar-benar ada laporan dari masyarakat menggunakan kewenangan tidak seusai aturan, akan diberikan sanksi baik sanksi ringan berupa peringatan maupun sanksi berat tentunya penundaan kenaikan pangkat,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Mahin menegaskan, PPDB kali ini dengan sistem zonasi dan mengacu prosedur dan aturan yg ada. Pihaknya tidak akan memberikan kelonggaran kepada hal-hal yang tidak baik.

“Apabila para pendaftar sampai melakukan hal yang tidak punya integritas. Kalau ada temuan atau laporan, yang bersangkutan baik itu pendaftar masyarakat melakukan kecurangan manipulasi akan diberikan sanksi bahkan bisa digugurkan,” pungkasnya. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/