alexametrics
27 C
Gresik
Saturday, 28 May 2022

Komisi IV Pantau Karantina PMI

GRESIK- Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik mendatangi Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), kemarin. Kedatangan komisi yang membidangi pendidikan dan kesra ini untuk memantau langsung kondisi pekerja migran Indonesia (PMI) yang sedang dikarantina.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, ada 40 PMI yang menjalani karantina. Dari jumlah tersebut, sebagian besar negatif dan kini tinggal 25 orang yang menunggu jemputan dari desanya masing-masing.

“Semuanya negative. Jadi aman untuk pulang ke rumah,” ujar anggota Komisi IV DPRD Gresik Mega Bagus Saputro, kemarin.

Menurut dia, kedatangannya ke Pondok Rehabilitasi Covid-19 di Stadion Gejos untuk memastikan  pemerintah daerah memberikan pelayanan kesehatan kepada PMI selama menjalani karantina sebelum bertemu keluarganya.

“Sesuai mekanismenya pekerja migrain yang mudik ke Gresik terlebih dulu menjalani karantina di Gejos, kalau hasil swab negatif baru dijemput oleh pemerintah desanya,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muhammad menghimbau agar kepala desa maupun Ketua RW dan RT tetap mengawasi. Langkah ini diambil guna memudahkan pergerakan sekaligus menekan penyebaran Covid-19.

“Kalau sudah tiba di kampung halaman jangan kemana-mana dulu karena masih ada pandemi Covid-19. Selain itu, pekerja migrain yang mudik ini bukan dideportasi melainkan ada keinginan mudik ke kampung halaman,” katanya. (rof)

GRESIK- Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik mendatangi Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), kemarin. Kedatangan komisi yang membidangi pendidikan dan kesra ini untuk memantau langsung kondisi pekerja migran Indonesia (PMI) yang sedang dikarantina.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, ada 40 PMI yang menjalani karantina. Dari jumlah tersebut, sebagian besar negatif dan kini tinggal 25 orang yang menunggu jemputan dari desanya masing-masing.

“Semuanya negative. Jadi aman untuk pulang ke rumah,” ujar anggota Komisi IV DPRD Gresik Mega Bagus Saputro, kemarin.

-

Menurut dia, kedatangannya ke Pondok Rehabilitasi Covid-19 di Stadion Gejos untuk memastikan  pemerintah daerah memberikan pelayanan kesehatan kepada PMI selama menjalani karantina sebelum bertemu keluarganya.

“Sesuai mekanismenya pekerja migrain yang mudik ke Gresik terlebih dulu menjalani karantina di Gejos, kalau hasil swab negatif baru dijemput oleh pemerintah desanya,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muhammad menghimbau agar kepala desa maupun Ketua RW dan RT tetap mengawasi. Langkah ini diambil guna memudahkan pergerakan sekaligus menekan penyebaran Covid-19.

“Kalau sudah tiba di kampung halaman jangan kemana-mana dulu karena masih ada pandemi Covid-19. Selain itu, pekerja migrain yang mudik ini bukan dideportasi melainkan ada keinginan mudik ke kampung halaman,” katanya. (rof)

Most Read

Berita Terbaru

/