alexametrics
32 C
Gresik
Monday, 23 May 2022

Sering Makan Unggas, Ular Pyton 3,5 Meter Ditangkap Petugas Damkarla

GRESIK-Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik (Damkarla) kembali berhasil mengamankan ular piton yang doyan memakan unggas milik warga. Ular dengan panjang 3,5 meter dan berat 10 kg lebih itu ditangkap di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo gang 1 Desa Randuagung Kecamatan Gresik.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, ular piton tersebut dievakuasi petugas setelah mendapat laporan dari warga bernama Agung. Sebelum ditangkap, warga sekitar kerap kali mengaku kehilangan hewan peliharaan seperti ayam.

“Karena melihat ujurannya besar sehingga warga khawatir akan membahayakan. Akhirnya menghubungi kami meminta bantuan evakuasi,” ujar Sinaga saat dikonfirmasi.

Sinaga menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari Agung mengenai keberadaan ular piton tersebut sekitar pukul 08.08 WIB

Petugas tiba di lokasi 5 menit berselang. Proses evakuasi ular piton sepanjang tiga meter itu pun selesai dilakukan pada pukul 08.30 WIB.

“Sebanyak enam orang petugas ikut melakukan evakuasi. Korban jiwa nihil,” imbuhnya.

Sinaga menyebut, evakuasi ular ini merupakan kejadian kedua yang dilakukan petugas damkar pada bulan Maret. Sinaga mengimbau masyarakat mewaspadai potensi munculnyua ular di tempat tinggal, apalagi saat ini masuk musim penghujan.

“Untuk warga, jangan segan-segan untuk menghubungi kami bila memang membutuhkan bantuan dalam melakukan evakuasi,” pungkasnya. (fir/han)

GRESIK-Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik (Damkarla) kembali berhasil mengamankan ular piton yang doyan memakan unggas milik warga. Ular dengan panjang 3,5 meter dan berat 10 kg lebih itu ditangkap di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo gang 1 Desa Randuagung Kecamatan Gresik.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, ular piton tersebut dievakuasi petugas setelah mendapat laporan dari warga bernama Agung. Sebelum ditangkap, warga sekitar kerap kali mengaku kehilangan hewan peliharaan seperti ayam.

“Karena melihat ujurannya besar sehingga warga khawatir akan membahayakan. Akhirnya menghubungi kami meminta bantuan evakuasi,” ujar Sinaga saat dikonfirmasi.

-

Sinaga menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari Agung mengenai keberadaan ular piton tersebut sekitar pukul 08.08 WIB

Petugas tiba di lokasi 5 menit berselang. Proses evakuasi ular piton sepanjang tiga meter itu pun selesai dilakukan pada pukul 08.30 WIB.

“Sebanyak enam orang petugas ikut melakukan evakuasi. Korban jiwa nihil,” imbuhnya.

Sinaga menyebut, evakuasi ular ini merupakan kejadian kedua yang dilakukan petugas damkar pada bulan Maret. Sinaga mengimbau masyarakat mewaspadai potensi munculnyua ular di tempat tinggal, apalagi saat ini masuk musim penghujan.

“Untuk warga, jangan segan-segan untuk menghubungi kami bila memang membutuhkan bantuan dalam melakukan evakuasi,” pungkasnya. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/