alexametrics
25 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

Upaya Pencegahan Covid-19, Sempurnakan Protkes dengan Program 5M

GRESIK – Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik, Kodim 0817 Gresik, Polres dan Satpol PP membagikan 1.500 masker dan mencanangkan gerakan 5M.  (2/2).

Dandim 0817 Gresik, Letkol Inf Taufik Ismail mengatakan, dalam sehari, 1.500 masker dibagikan kepada seluruh masyarakat. Di antaranya bantuan dari dinkes yakni 500 masker, 500 dari Kodim 0817 Gresik dan 500 dibantu Polres Gresik. “Kami sebar di dua titik yaitu di perempatan simpang lima dan di Gress mall,”kata Letkol Inf Taufik Ismail. Pihaknya mendukung program Presiden Joko Widodo yang menginstruksikan kepada TNI dan Kapolri menggalakkan wajib pakai masker. Lima program 5M yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi hingga menjauhi kerumunan. ” Kegiatan PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) tetap berlanjut dan akan kami pantau secara ketat,”tegas dia.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama jajaran Forkopimda membagikan ribuan masker gratis kepada masyarakat bertempat di simpang empat Sentolang, Kecamatan Kebomas. Giat tersebut dalam rangka meningkatkan kedisiplinan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan covid-19, Selasa (2/2)

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menuturkan sebelum membagikan masker gratis, personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP menggelar operasi yustisi. Warung kopi, kafe, rumah makan dan pasar tradisional dan petugas menyisir area-area tersebut untuk memastikan masyarakat patuh 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Giat ini untuk menindaklanjuti edaran Mendagri 1/2021 dan Keputusan Gubernur Jatim 7/2021 terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 8 Februari mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik M Qosim  menghimbau masyarakat tetap menjalankan prokes 5 M. “Mari sama- sama menciptakan budaya saling mengingatkan yang agak susah untuk memulai. Kami mengingatkan antar orang jangan ngobrol terlalu lama, kalau tidak minum dan makan maskernya segera dipakai,”jelas dia.

Kepala Satpol PP Gresik, Abi Hasan mengaku, pembagian masker itu difungsikan untuk mencegah atau memutus mata rantai covid-19. Masyarakat diharapkan taat dan patuh mematuhi prokes 5M. “Pembagian masker akan dilanjutkan besok pagi yang dimulai dari Segoromadu, Sidomoro, pemda dan pasar,”ungkap dia. (yud/jar/han)

GRESIK – Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik, Kodim 0817 Gresik, Polres dan Satpol PP membagikan 1.500 masker dan mencanangkan gerakan 5M.  (2/2).

Dandim 0817 Gresik, Letkol Inf Taufik Ismail mengatakan, dalam sehari, 1.500 masker dibagikan kepada seluruh masyarakat. Di antaranya bantuan dari dinkes yakni 500 masker, 500 dari Kodim 0817 Gresik dan 500 dibantu Polres Gresik. “Kami sebar di dua titik yaitu di perempatan simpang lima dan di Gress mall,”kata Letkol Inf Taufik Ismail. Pihaknya mendukung program Presiden Joko Widodo yang menginstruksikan kepada TNI dan Kapolri menggalakkan wajib pakai masker. Lima program 5M yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi hingga menjauhi kerumunan. ” Kegiatan PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) tetap berlanjut dan akan kami pantau secara ketat,”tegas dia.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama jajaran Forkopimda membagikan ribuan masker gratis kepada masyarakat bertempat di simpang empat Sentolang, Kecamatan Kebomas. Giat tersebut dalam rangka meningkatkan kedisiplinan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan covid-19, Selasa (2/2)

-

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menuturkan sebelum membagikan masker gratis, personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP menggelar operasi yustisi. Warung kopi, kafe, rumah makan dan pasar tradisional dan petugas menyisir area-area tersebut untuk memastikan masyarakat patuh 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Giat ini untuk menindaklanjuti edaran Mendagri 1/2021 dan Keputusan Gubernur Jatim 7/2021 terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 8 Februari mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik M Qosim  menghimbau masyarakat tetap menjalankan prokes 5 M. “Mari sama- sama menciptakan budaya saling mengingatkan yang agak susah untuk memulai. Kami mengingatkan antar orang jangan ngobrol terlalu lama, kalau tidak minum dan makan maskernya segera dipakai,”jelas dia.

Kepala Satpol PP Gresik, Abi Hasan mengaku, pembagian masker itu difungsikan untuk mencegah atau memutus mata rantai covid-19. Masyarakat diharapkan taat dan patuh mematuhi prokes 5M. “Pembagian masker akan dilanjutkan besok pagi yang dimulai dari Segoromadu, Sidomoro, pemda dan pasar,”ungkap dia. (yud/jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/