alexametrics
25 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

Selama Operasi Zebra Semeru 2021, 3.429 Kerumunan Dibubarkan

GRESIK – Operasi Zebra Semeru 2021 telah berakhir. Selama dua pekan terakhir, jajaran kepolisian terus berupaya menekan sebaran pandemi Covid-19. Dengan membubarkan setidaknya 3.429 kerumunan di Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik Akbp Mochamad Nur Azis melalui Kasat Lantas AKP Engkos Sarkosi mengatakan upaya tersebut guna mengantisipasi lonjakan pandemi jelang akhir tahun. Terlebih, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali kembali diperpanjang hingga 13 Desember mendatang.

“Operasi yustisi tetap akan dilakukan. Selain pencegahan klaster baru pandemi, juga untuk menjaga kondusifitas masyarakat pada titik rawan kejahatan maupun lalu lintas,” ujarnya, Selasa (30/11).

Engkos menambahkan terkait hal tersebut kedepanya akan melibatkan personil gabungan. Yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol-PP, Dishub, maupun Linmas. Terbukti, selama pelaksanaan operasi Zebra Semeru 2021 lalu. Penegakan protokol kesehatan menjadi prioritas. “Harapannya masyarakat tidak abai akan pentingnya disiplin menjaga protokol kesehatan,” tambahnya.

Dipaparkannya, dari data anev Operasi Zebra Semeru Satlantas Polres Gresik setidaknya terdapat 3.249 kerumunan dibubarkan, menggalakkan razia masker yang menyasar 4.706 warga. Serta memastikan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi kepada 3.978 jiwa. “Dalam pelaksanaannya, tetap mengutamakan pencegahan dengan mengedepankan edukatif, persuasif, simpatik dan humanis,”pungkasnya.(yud/han)

GRESIK – Operasi Zebra Semeru 2021 telah berakhir. Selama dua pekan terakhir, jajaran kepolisian terus berupaya menekan sebaran pandemi Covid-19. Dengan membubarkan setidaknya 3.429 kerumunan di Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik Akbp Mochamad Nur Azis melalui Kasat Lantas AKP Engkos Sarkosi mengatakan upaya tersebut guna mengantisipasi lonjakan pandemi jelang akhir tahun. Terlebih, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali kembali diperpanjang hingga 13 Desember mendatang.

“Operasi yustisi tetap akan dilakukan. Selain pencegahan klaster baru pandemi, juga untuk menjaga kondusifitas masyarakat pada titik rawan kejahatan maupun lalu lintas,” ujarnya, Selasa (30/11).

-

Engkos menambahkan terkait hal tersebut kedepanya akan melibatkan personil gabungan. Yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol-PP, Dishub, maupun Linmas. Terbukti, selama pelaksanaan operasi Zebra Semeru 2021 lalu. Penegakan protokol kesehatan menjadi prioritas. “Harapannya masyarakat tidak abai akan pentingnya disiplin menjaga protokol kesehatan,” tambahnya.

Dipaparkannya, dari data anev Operasi Zebra Semeru Satlantas Polres Gresik setidaknya terdapat 3.249 kerumunan dibubarkan, menggalakkan razia masker yang menyasar 4.706 warga. Serta memastikan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi kepada 3.978 jiwa. “Dalam pelaksanaannya, tetap mengutamakan pencegahan dengan mengedepankan edukatif, persuasif, simpatik dan humanis,”pungkasnya.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/