25 C
Gresik
Monday, 28 November 2022

Rumah Vokasi Gresik Sinergikan Industri dan Lembaga Pendidikan

GRESIK – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Gresik berkomitmen menjadi mediator antara dunia pendidikan dan dunia industri. Melalui program rumah Vokasi Indonesia Kadin menggelar Sosialisasi Link and Match dengan menghadirkan puluhan perwakilan dari SMK dan perusahaan di Pusat Studi Semen Indonesia.

Direktur Rumah Vokasi yang juga Ketua Umum Kadin Gresik, M. Choirul Rizal mengungkapkan, Rumah Vokasi sejak diresmikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 4 bulan lalu telah melakukan MoU dengan total 60 SMK di Gresik dan sekitar 20-25 perusahaan.

“Intinya, adik-adik kelas 12 kita ajak ke perusahaan untuk diberikan pemagangan. Targetnya memang untuk siswa, tapi pendidikan dan pelatihannya juga untuk guru,” kata Choirul Rizal, Jumat (30/9).

Dalam acara bertajuk Kolaborasi Menciptakan Sinergi Perubahan Menuju Peningkatan Keterampilan SDM Kota Gresik dan Siap Bersaing di Dunia Industri dan Kewirausahaan, Kadin berharap bisa melatih peserta didik menjadi wiraswasta.

Bentuk sinergi antara Rumah Vokasi, dunia Pendidikan, dan dunia usaha salah satunya adalah membuat kurikulum bersama (terintegrasi).

“Jadi kurikulumnya disamakan dulu. Jangan sampai ketika magang anak didik hanya disuruh bekerja. Tidak ada kurikulum yang baku yang disediakan oleh dunia usaha,” jelasnya.

Dalam perjalanannya, Rumah Vokasi Indonesia mengalami beberapa tantangan. Dari dunia Pendidikan misalnya, Chairul Rizal mengatakan ada banyak permintaan magang ke perusahaan dari sekolah. Sementara di sisi lain, dunia usaha menurut Chairul Rizal masih kurang terbuka karena beberapa perusahaan merasa bahwa anak sekolah malah akan “ngerepoti” di dunia usaha.

“Karena itu, jika sudah ada sinkronisasi kurikulum, Insyaallah adik-adik akan sangat membantu di dunia usaha. Jadi, sinkronisasi kurikulum ini sangat diperlukan,” pungkasnya. (fir/han)

GRESIK – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Gresik berkomitmen menjadi mediator antara dunia pendidikan dan dunia industri. Melalui program rumah Vokasi Indonesia Kadin menggelar Sosialisasi Link and Match dengan menghadirkan puluhan perwakilan dari SMK dan perusahaan di Pusat Studi Semen Indonesia.

Direktur Rumah Vokasi yang juga Ketua Umum Kadin Gresik, M. Choirul Rizal mengungkapkan, Rumah Vokasi sejak diresmikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 4 bulan lalu telah melakukan MoU dengan total 60 SMK di Gresik dan sekitar 20-25 perusahaan.

“Intinya, adik-adik kelas 12 kita ajak ke perusahaan untuk diberikan pemagangan. Targetnya memang untuk siswa, tapi pendidikan dan pelatihannya juga untuk guru,” kata Choirul Rizal, Jumat (30/9).

-

Dalam acara bertajuk Kolaborasi Menciptakan Sinergi Perubahan Menuju Peningkatan Keterampilan SDM Kota Gresik dan Siap Bersaing di Dunia Industri dan Kewirausahaan, Kadin berharap bisa melatih peserta didik menjadi wiraswasta.

Bentuk sinergi antara Rumah Vokasi, dunia Pendidikan, dan dunia usaha salah satunya adalah membuat kurikulum bersama (terintegrasi).

“Jadi kurikulumnya disamakan dulu. Jangan sampai ketika magang anak didik hanya disuruh bekerja. Tidak ada kurikulum yang baku yang disediakan oleh dunia usaha,” jelasnya.

Dalam perjalanannya, Rumah Vokasi Indonesia mengalami beberapa tantangan. Dari dunia Pendidikan misalnya, Chairul Rizal mengatakan ada banyak permintaan magang ke perusahaan dari sekolah. Sementara di sisi lain, dunia usaha menurut Chairul Rizal masih kurang terbuka karena beberapa perusahaan merasa bahwa anak sekolah malah akan “ngerepoti” di dunia usaha.

“Karena itu, jika sudah ada sinkronisasi kurikulum, Insyaallah adik-adik akan sangat membantu di dunia usaha. Jadi, sinkronisasi kurikulum ini sangat diperlukan,” pungkasnya. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/