alexametrics
29 C
Gresik
Saturday, 21 May 2022

Pondok Rehabilitasi Covid-19 GJos, Berhasil Sembuhkan Banyak Pasien

GRESIK – Keberadaan Pondok Rehabilitasi dan Observasi Covid 19 Stadion Gelora Joko Samudro (GJos) sangat optimal. Terbukti, hingga kini belum ada satu pun pasien yang dikarantina dilaporkan meninggal dunia. Serta ratusan pasien dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Covid 19 Gresik, drg. Syaifuddin Ghozali mengatakan, tidak adanya kejadian meninggal di Gjos merupakan buah kinerja optimal seluruh tim medis disana baik dokter maupun perawat.

“Kami sangat jeli dalam melihat kondisi pasien. Sehingga apabila terjadi gawat darurat sedikit saja langsung kami rujuk,” kata Ghozali.

Hingga kini Pondok rehabilitasi dan observasi G-jos telah berhasil menyembuhkan ratusan pasien Covid-19 di Gresik. Saat ini sendiri tercatat masih ada sekitar 23 pasien yang tengah dirawat intensif.

“Kondisi ke 23 pasien ini dalam keadaan baik dan bersemangat. Setiap harinya tidak hanya kami berikan obat saja melainkan juga treatment agar mempercepat kesembuhannya,” tandasnya.

Sebenarnya, lanjut Ghozali pondok rehabilitasi dan observasi Gjos memiliki 140 kamar. Dibagi menjadi tiga zona. Zona merah 80 kamar, kuning 40 kamar dan hijau 20 kamar. Pasien yang baru masuk akan diperiksa terlebih dahulu. Sebelum masuk ke dalam kamar sesuai zona.

Total ada 8 dokter dan 16 perawat yang akan bertanggung jawab di Stadion Gejos ini. Mereka bekerja sesuai dengan shift. Selama 24 jam, ada dua dokter dan empat perawat. Sisanya bergiliran sesuai jadwal.

Setiap ruangan ada fasilitas swab test dan emergency. Apalagi di dalam ruangan perawat juga dipasang CCTV untuk melihat kondisi pasien.

Sementara itu, pertambahan kasus baru Covid 19 di Gresik terus melandai. Pada Rabu (30/09) kemarin jumlah kasus baru mencapai 15 kasus dengan tambahan korban meninggal dunia 2 orang. Sementara angka kesembuhan sepanjang hari kemarin tercatat lebih tinggi yakni 19 kasus sembuh.

Dengan demikian, total ada 3.244 kasus positif dengan rincian isolasi mandiri dan dirawat 251 orang, 2.797 pasien sembuh serta 196 orang meninggal dunia. (fir/rof)

GRESIK – Keberadaan Pondok Rehabilitasi dan Observasi Covid 19 Stadion Gelora Joko Samudro (GJos) sangat optimal. Terbukti, hingga kini belum ada satu pun pasien yang dikarantina dilaporkan meninggal dunia. Serta ratusan pasien dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Covid 19 Gresik, drg. Syaifuddin Ghozali mengatakan, tidak adanya kejadian meninggal di Gjos merupakan buah kinerja optimal seluruh tim medis disana baik dokter maupun perawat.

“Kami sangat jeli dalam melihat kondisi pasien. Sehingga apabila terjadi gawat darurat sedikit saja langsung kami rujuk,” kata Ghozali.

-

Hingga kini Pondok rehabilitasi dan observasi G-jos telah berhasil menyembuhkan ratusan pasien Covid-19 di Gresik. Saat ini sendiri tercatat masih ada sekitar 23 pasien yang tengah dirawat intensif.

“Kondisi ke 23 pasien ini dalam keadaan baik dan bersemangat. Setiap harinya tidak hanya kami berikan obat saja melainkan juga treatment agar mempercepat kesembuhannya,” tandasnya.

Sebenarnya, lanjut Ghozali pondok rehabilitasi dan observasi Gjos memiliki 140 kamar. Dibagi menjadi tiga zona. Zona merah 80 kamar, kuning 40 kamar dan hijau 20 kamar. Pasien yang baru masuk akan diperiksa terlebih dahulu. Sebelum masuk ke dalam kamar sesuai zona.

Total ada 8 dokter dan 16 perawat yang akan bertanggung jawab di Stadion Gejos ini. Mereka bekerja sesuai dengan shift. Selama 24 jam, ada dua dokter dan empat perawat. Sisanya bergiliran sesuai jadwal.

Setiap ruangan ada fasilitas swab test dan emergency. Apalagi di dalam ruangan perawat juga dipasang CCTV untuk melihat kondisi pasien.

Sementara itu, pertambahan kasus baru Covid 19 di Gresik terus melandai. Pada Rabu (30/09) kemarin jumlah kasus baru mencapai 15 kasus dengan tambahan korban meninggal dunia 2 orang. Sementara angka kesembuhan sepanjang hari kemarin tercatat lebih tinggi yakni 19 kasus sembuh.

Dengan demikian, total ada 3.244 kasus positif dengan rincian isolasi mandiri dan dirawat 251 orang, 2.797 pasien sembuh serta 196 orang meninggal dunia. (fir/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/