Siap Hadapi Liga Nusantara 2026, Gresik United Menang 4-2 di Uji Coba Terakhir Pramusim

RADAR GRESIK – Gresik United (GU) sukses menutup rangkaian persiapan pramusim mereka dengan hasil manis. Tim berjuluk Laskar Joko Samudero tersebut berhasil menaklukkan Persipani Panai dengan skor meyakinkan 4-2 dalam laga uji coba yang dihelat di Stadion Bangkalan, Madura.
Tren positif ini menjadi bekal moral sekaligus modal akhir yang berharga bagi skuad kebanggaan warga Kota Pudak sebelum mengarungi ketatnya persaingan kompetisi resmi Liga Nusantara 2026.
Kendati menang, Pelatih Kepala Gresik United, Joko Susilo, menegaskan bahwa dirinya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah (PR).
Baca Juga: Bukan Sekadar Rebut Juara! Ketua DPRD Gresik Cup 2026 Siap Saring Bibit Muda Menuju Liga 4
Evaluasi mendalam terutama difokuskan pada sektor lini pertahanan serta kesiapan mental pemain sebelum menjamu Persiba Bantul pada laga perdana Liga Nusantara yang dijadwalkan bergulir pada 13 November 2026 mendatang.
Joko menyampaikan bahwa pertandingan uji coba kontra Persipani ini sengaja diposisikan sebagai ajang seleksi akhir sekaligus penentuan komposisi kerangka tim utama yang akan didaftarkan ke kompetisi resmi.
"Uji coba kemarin merupakan pertandingan terakhir kami. Dari hasil di lapangan, kami melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus menentukan pemain yang fix menjadi bagian dari skuad Gresik United di Liga Nusantara,” ujar Joko.
Baca Juga: Bukan Sekadar Rebut Juara! Ketua DPRD Gresik Cup 2026 Siap Saring Bibit Muda Menuju Liga 4
Catatan impresif ditorehkan Laksar Joko Samudero sepanjang melakoni rangkaian partai pramusim. Dari total uji coba yang dijalani, tim mencatatkan lima kali kemenangan, satu kali hasil imbang, dan menelan satu kekalahan. Rekor positif ini diharapkan mampu mendongkrak mental bertanding para pemain.
Kendati demikian, pelatih berlisensi A AFC asal Malang tersebut mengingatkan bahwa hasil akhir sebuah laga uji coba bukanlah satu-satunya tolok ukur utama kesiapan tim. Berbagai kelemahan kasat mata yang muncul di lapangan tetap menjadi catatan krusial untuk segera dibenahi.
"Setiap hasil uji coba adalah bahan evaluasi. Kami mencatat apa saja yang masih perlu diperbaiki agar menjadi fondasi kuat saat mengarungi kompetisi sesungguhnya nanti," tegasnya.
Menurut Joko, masih terdapat beberapa celah berupa kesalahan elementer di lini belakang yang berpotensi mendatangkan kerugian besar tatkala menghadapi laga kompetitif yang sarat tekanan.



