Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tekuk Persebata Lembata 2-0, Gresik United Keluar dari Zona Merah Liga Nusantara

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
BERMAIN : Pemain Gresik United saat bermain di melawan Persebata Lembata di lapangan Thor, Kota Surabaya.
BERMAIN : Pemain Gresik United saat bermain di melawan Persebata Lembata di lapangan Thor, Kota Surabaya.

RADAR GRESIK – Perjuangan pantang menyerah ditunjukkan skuat Gresik United dalam lanjutan kompetisi Liga Nusantara.


Advertisement

Bermain di Lapangan Thor, Surabaya, tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini sukses membungkam Persebata Lembata dengan skor meyakinkan 2-0. Kemenangan krusial ini membawa Gresik United merangkak naik dari zona degradasi.

Dua gol kemenangan Gresik United masing-masing dicetak oleh Syaifullah Kader di penghujung babak pertama (45+1’) dan Rafi Herlian pada babak kedua (81’).

Syaifullah memecah kebuntuan lewat aksi tusukan lincah dari sisi kanan yang diakhiri tendangan keras ke pojok atas gawang. Sementara Rafi Herlian mengunci kemenangan lewat sontekan di dalam kotak penalti yang gagal dihalau kiper lawan.

Advertisement

Tambahan tiga poin ini membuat posisi Gresik United naik ke peringkat empat klasemen dengan koleksi 19 poin, menggeser Persebata Lembata ke posisi lima dengan 18 poin. Hasil ini menjadi napas baru bagi tim kebanggaan warga Gresik untuk tetap bertahan di kasta Liga Nusantara.

Pelatih Gresik United, Andik Ardiansyah, memberikan apresiasi tinggi atas etos kerja anak asuhnya yang tampil disiplin sepanjang laga.

"Pertandingan malam ini saya apresiasi para pemain yang bisa menjalankan taktik dengan baik. Kami berusaha memaksimalkan setiap peluang dan memanfaatkan kelemahan lawan. Pemain berjuang sampai akhir tanpa kata lelah," ujar Andik usai laga.

Advertisement

Senada dengan pelatih, penjaga gawang Gresik United, Risky, mengakui pertandingan berjalan dengan tensi sangat tinggi dan keras karena kedua tim sama-sama mengincar poin penuh.

“Pertandingannya cukup keras dan tensi tinggi. Tapi kami semua bisa mengantisipasi serangan lawan. Alhamdulillah, kami diberi kemenangan,” ungkapnya.

Meski sudah keluar dari zona merah, posisi Gresik United belum sepenuhnya aman. Laga pamungkas melawan Perseden Denpasar pada Minggu (25/1) mendatang akan menjadi penentu hidup-mati.

Pasalnya, jika Persebata Lembata menang melawan Waanal Brothers di laga terakhir, Gresik United wajib memetik poin penuh atas Perseden guna memastikan diri tetap bertahan di Liga Nusantara musim depan. (jar/han)

Advertisement

Artikel Terkait

Perkuat Ekonomi Rakyat, Ning Lia Dorong Sinergi Pemerintah dan Lembaga Keuangan Dampingi UMKM Jatim

Perkuat Ekonomi Rakyat, Ning Lia Dorong Sinergi Pemerintah dan Lembaga Keuangan Dampingi UMKM Jatim

RADAR GRESIK  – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan, khususnya bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Beri Ruang Pesepakbola Putri Lokal! Gresik Generasi Tampil di Liga U-15 Regional Surabaya

Beri Ruang Pesepakbola Putri Lokal! Gresik Generasi Tampil di Liga U-15 Regional Surabaya

RADAR GRESIK – Perkembaangan dan geliat sepak bola putri di Kabupaten Gresik terus menunjukkan tren positif. Terbaru, Tim Sepak Bola Putri Gresik Generasi menyatakan kesiapannya untuk berlaga pada ajang bergengsi Liga

Tak Bisa Dihubungi Sejak Akhir Pekan, Pria Asal Surabaya Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kos

Tak Bisa Dihubungi Sejak Akhir Pekan, Pria Asal Surabaya Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kos

RADAR GRESIK – Seorang pria bernama Setio Poedjianto (54) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos milik Inawasih di Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Selasa (13/10) sore. Jasad korban pertama kali

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer